Pekan Ini, Gedung Asrama Putri Mentawai Bantuan Semen Padang Diresmikan

oleh -564 views
Semen Padang menyerahkan bantuan pembangunan gedung asrama. (Foto: Istimewa)

PADANG-Asrama putri Yayasan Aksi Peduli Bangsa di Desa Munte, Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar yang dibangun melalui bantuan PT Semen Padang, berupa 3500 sak semen segera diresmikan.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Muhamad Ikrar mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Yayasan Aksi Peduli Bangsa terkait jadwal peresmian asrama putri tersebut. Dari koordinasi itu, peresmian akan dilakukan, pekan ini.

“Rencananya asrama putri itu akan diresmikan pada Kamis besok. Asrama tersebut nantinya akan ditempati oleh para pelajar putri yang berasal dari daerah pedalaman Kepulauan Mentawai, khususnya untuk pelajar setingkat SMA,” kata M. Ikrar, Selasa (25/8/2020).

Dia berharap, dengan diresmikannya asarama putri tersebut, para pelajar yang tinggal di pedalaman Kepulauan Mentawai bisa melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMA, karena di pedalaman itu sekolah hanya sampai tingkat SMP. Untuk melanjutkan ke tingkat SMA, mereka harus hijrah ke Desa Munte.

“Jarak pedalaman Kepulauan Mentawai dengan Desa Munte cukup jauh, sekitar 2 jam perjalanan. Medan jalan tidak bisa diakses dengan kendaraan roda empat dan hanya bisa dilewati oleh sepeda motor, karena medannya sangat parah. Bahkan ketika hujan, medan jalan sudah seperti kubangan,” ujarnya.

Selama ini, para orangtua atau wali murid di pedalaman itu kesulitan untuk menyekolahkan anaknya ke tingkat SMA, karena selain jauh dan akses jalan begitu buruk, para orangtua atau walimurid juga harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya di Desa Munte, karena anak-anaknya harus kos di sana.

“Sementara para orangtua di sana mayoritas hidup di bawah garis kemiakinan. Dan tentunya berat bagi mereka. Makanya kami bersama Aksi Peduli Bangsa membuat terobosan dengan membangun fasilitas asrama untuk anak-anak di pedalaman, supaya mereka tetap sekolah hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *