Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Galeri Foto

Prioritaskan Sektor Pertanian, Kabupaten Siak Menuju Ketahanan Pangan

Kamis, 20 Juli 2017 - 00:42:29 WIB

Bupati Syamsuar panen padi di Kampung Jayapura, Bungaraya. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

SIAK-Kecerian wajah petani Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya tak bisa disembunyikan. Itu karena mereka menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa 10 unit traktor empat roda yang diserahkan Bupati Syamsuar, Selasa (4/7/2017).
 
Salah seorang perwakilan petani sekaligus pengurus Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Aris Sugandi menyampaikan rasa harunya, mengingat banyaknya bantuan yang telah diberikan pemerintah. "Kami terharu, karena banyaknya bantuan kepada kami. Saking banyaknya sampai tak terbilang,” ujarnya.
 
Dikatakan, pihaknya telah berhasil melewati capaian luas tanam yang ditetapkan nasional maupun propinsi. Ini tak luput dari kerjasama dengan pemkab dan TNI.
 
Sementara itu, Bupati Syamsuar berharap, para petani bisa mengerjakan sawahnya dengan baik. Pemerintah akan selalu berupaya untuk memberikan bantuan untuk peningkatan produksi padi. Karena menyangkut dengan ketahanan pangan di daerah. 
 
Bupati Syamsuar memberikan sambutan. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)
 
Dijelaskan, tugas pemerintah merupakan bagaimana untuk bisa mensejahterakan masyarakat, khususnya petani. Dia berharap, dengan bantuan yang diberikan bisa memberikan dampak baik terhadap kemajuan dan meningkatkan produksi padi di Siak. "Bagaimanapun, patut disyukuri dan dijaga bersama sama. Jangan sampai ada impor pangan lagi. Selain itu, jangan ada alih fungsi lahan terjadi di masyarakat. Apalagi pemerintah sudah membuat Peraturan Daerah untuk mengatur hal itu. jadi ini harus kita jaga agar tidak adanya salah fungsikan terhadap lahan pertanian, khususnya di Bungaraya," kata Syamsuar.
 
Pada kesempatan itu, bupati didampingi Dandim 0303 Bengkalis, Kadis Pertanian menyerahkan bantuan traktor empat roda kepada Gapoktan Bungaraya, Upja Binakarya, Upja Catur Sena dan Gapoktan Mitra Jaya Sungai Apit.
 
Secara simbolis Bupati Syamsuar menyerahkan traktor empat roda kepada kelompok tani usai panen di Kampung Jayapura. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Diketahui, Pemkab Siak memang terus berusaha meningkatkan produksi tanaman pangan. Ini dilakukan melalui program peningkatan produksi tanaman pangan dan hortikultura, termasuk dengan alihfungsi lahan perkebunan menjadi pertanian.

Tahun 2016, produksi padi di Siak mencapai 38,089 ton. Jumlah tersebut dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami kenaikan sekitar 25,68 persen. Dari luas tanam padi juga mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Dari sebelumnya 7.582 ha pada tahun 2015 sekarang menjadi 7.611 ha pada tahun 2016. Kenaikan luas tanam padi tersebut disebabkan adanya kegiatan pengembangan tanaman padi dibeberapa kecamatan dengan sumber dana dari APBN.

Untuk produksi sayuran, tahun ini mencapai angka 7.560 ton dengan jumlah kebutuhan sayuran 7.416 ton. Artinya Kebutuhan masyarakat dalam rangka pemenuhan ketersediaan sayuran telah terpenuhi dengan rasio 101,94 persen.
 
Wabup Alfedri mendampingi Danrem Abdul Karim meninjau lokasi cetak sawah di Dusun Gang Damai, Kecamatan Koto Gasib. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Dikatakan, produksi pertanian Kabupaten Siak tahun 2016 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 6,28 persen, dengan rincian rata-rata peningkatan produksi tanaman pangan (padi dan palawija) sebesar 10,65 persen, dan produksi tanaman hortikultura (sayur dan buah) naik sebesar 1,92 persen.

Sementara rencana luas tanam padi pada tahun 2017 berjumlah 9.136 ha, sedangkan rencana luas panen padi tahun 2017 ialah 10.715 ha. Untuk rencana luas tanam jagung tahun 2017 seluas 538 ha dengan rencana luas panen jagung seluas 576 ha.

"Untuk meningkatkan produksi jagung, kebijakan pemerintah daerah mulai tahun ini kegiatan peremajaan tanaman kelapa sawit di Kabupaten Siak seluas 14 ribu hektar akan dilakukan sistem penanaman tumpangsari dengan jenis tanaman jagung, seluas 206 ha," tukasnya. 
 
Wabup Alfedri menyalami warga dan kelompok tani yang menunggu di lokasi saat mengunjungi masyarakat petani. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Di sisi lain, sekarang masyarakat Kampung Teluk Masjid dan Lalang, Kecamatan Sungai Api  sudah bisa mencicipi beras produksi hasil petani Siak. Beberapa waktu lalu, Dinas Ketahanan Pangan melakukan penjualan beras Siak Kota Istana dengan harga yang relatif murah kepada masyarakat setempat.
 
Kepala DKP Syahrial mengatakan, arah kebijakan ketahanan pangan tahun 2017 diarahkan pada upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Targetnya bisa swasembada beras dan jagung, selain itu meningkatkan produksi kedelai, gula, daging sapi/kerbau  serta meningkatkan produksi dua komoditas pangan strategis yaitu cabe merah dan bawang merah. (adi fadhilahi akbar)


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Siak Syahrial secara simbolis menjual beras Siak Kota Istana kepada masyarakat Sungai Apit. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
 Foto bersama dengan masyarakat pembeli beras Siak Kota Istana. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 



Galeri foto terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus