Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

Bupati HM Harris Lakukan Inovasi Bidang Kesehatan Menciptakan Program PSC

Kamis, 15 Juni 2017 - 09:06:41 WIB

Bupati HM Harris menyalami masyarakat. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

PELALAWAN-Pelalawan kini terus berbenah dan mengejar pembangunan di segala bidang, termasuk kesehatan selain pembangunan fisik. Peningkatan layanan kesehatan masyarakat dilakukan melalui inovasi layanan sesuai kondisi dan tuntutan masyarakat.

Sesuai cita-cita Bupati Pelalawan HM Harris dan Wakil Bupati H. Zardewan adalah menjadikan masyarakatnya hidup sehat. Sejak menjadi kabupaten mandiri, daerah ini mencoba bangkit dan membangun kemandirian daerah melalui pengembangan potensi yang ada, termasuk bidang kesehatan.

Mungkin hanya sedikit yang menyangka bahwa Kabupaten Pelalawan bisa sesukses seperti sekarang. Jika dulu banyak yang tidak memperhitungkannya, namun sekarang tidak ada lagi alasan untuk meragukan kabupaten pemekaran di Riau ini dengan berbagai potensinya. Untuk mewujudkan masyarakat Pelalawan yang sehat bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, perlu keseriusan dan keuletan.
 
 
Bupati HM Harris membuka selubung Puskesmas Ukui sebagai tanda peresmian. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Setelah sukses dengan beberapa program inovasi kesehatan sebelumnya, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dibawah pimpinan seorang Bupati yang dikenal inovatif dan visioner serta sangat gesit dalam menjalankan program, kembali berinovasi. Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab Pelalawan kembali meluncurkan program inovasi layanan kesehatan yang disebut dengan Publik Servis Center (PSC) atau layanan mobil ambulance gratis.

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. Oleh karenanya Pemkab Pelalawan terus melakukan berbagai inovasi pelayanan di bidang kesehatan untuk masyarakatnya.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, seluruh puskesmas menyediakan layanan mobil ambulance gratis bagi warga yang sakit dan memerlukan bantuan ambulance.

Tujuan layanan ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat Pelalawan yang sedang sakit dan memerlukan mobilitas dari tempat tinggal ke puskesmas dan diberikan rujukan ke rumah sakit dalam kota ataupun luar kota dengan waktu pelayanan adalah 7 hari per 24 jam.

Maksud dari program ini adalah guna meningkatkan pelayanan kesehatan agar orang sakit dapat segera ditangani penyakitnya secara cepat, dengan diantar ke pusat kesehatan masyarakat atau rumah sakit.

Seluruh biaya operasional layanan ambulance gratis ini disediakan oleh Pemerintah Kabupaten. Inovasi pelayanan kesehatan masyarakat ini merupakan pengembangan dari program Pelalawan Sehat. Mekanisme untuk mendapatkan pelayanan ambulance gratis ini, diperuntukkan bagi semua masyarakat yang berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pelalawan serta Kartu Keluarga (KK) Pelalawan.

Semua masyarakat Pelalawan yang sedang sakit keras dan memerlukan bantuan ambulance sehingga perlu dijemput oleh ambulance, masyarakat harus menghubungi nomor HP Kepala TU Puskesmas atau Sopir Ambulance sesuai dengan lokasi kecamatan domisili masyarakat yang bersangkutan.

Saat ini, PSC diberlakukan bagi seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Pelalawan. Program layanan ambulance gratis ini pelaksanaannya masih per puskesmas, belum berpusat di Dinas Kesehatan. "Program layanan ambulance gratis atau PSC diperuntukkan bagi warga membutuhkan, bukan hanya yang sakit saja," ujar Kepala Diskes Pelalawan, dr Endid Romo Prtatiknyo, beberapa waktu lalu.

Layanan ambulance gratis berlaku bagi warga yang akan melahirkan dan harus dijemput, karena kondisinya sudah tidak lagi memungkinkan. "Untuk kasus-kasus emergensi yang pasienya sangat membutuhkan ambulance," terangnya.

Setelah masyarakat menelpon ke puskesmas terdekat, maka pihak puskesmas dengan mobil ambulanya akan segera menjemput ke tempat tinggal warga yang bersangkutan. "Namun program ini masih per puskesmas, untuk kedepannya akan dipusatkan di Diskes," katanya.

Jadi nantinya ada call center yang berpusat di Diskes, selanjutnya Diskes yang akan mengkoordinir daerah mana terdekat dengan puskesmas untuk pelayanan menjemput pasien yang membutuhkan ambulance. Jadi nantinya ada nomor pusat layanan. Program ini masih dalam penyempurnaan, mempersiapkan mobil-mobil ambulance yang sudah ada. 

Saat ini, program layananan mobil ambulance gratis ini didukung sebanyak sebanyak 20 unit ambulance yang tersebar di seluruh puskesmas yang ada dan rumah sakit. "Dengan jumlah mobil ambulance yang ada sekarang ini, kita sudah bisa menerapkan program ini, meski masih dibutuhkan beberapa mobil ambulance lagi. Karena rata-rata setiap puskesmas setidaknya harus memiliki dua ambulance," tuturnya.
 
 
Bupati HM Harris memberikan sertifikat kepada kepala Puskesmas Ukui yang menjadi puskesmas terakreditasi Utama. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Selain itu, Program Pelalawan Sehat yang digagas Bupati Harris tidak hanya menjadi slogan semata. Program tersebut terus diaplikasikan dengan berbagai kegiatan pembangunan khususnya bidang kesehatan. "Pencapaian program Pelalawan Sehat, sejak tahun 2011 lalu kita nilai telah berhasil," kata Harris.

Di sisi lain, sekarang sudah ada dua puskesmas di Pelalawan yang memperoleh akreditasi dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (KFKTP). Salah satunya meraih predikat bintang empat. 

Keluarnya status akreditasi tersebut merupakan hasil dari proses survey yang dilakukan oleh tim surveyor. Selain mengeluarkan akreditasi, puskesmas yang dinyatakan lulus akreditasi mendapatkan status akreditasi, seperti utama, madya dan dasar. (***)


Advetorial terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus