Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, Pemko Naikkan Level Puskesmas dengan Terapkan PPK-BLUD

Senin, 08 Mei 2016 - 14:11:54 WIB

Walikota Pekanbaru Firdaus, Puskesma Sidomulyo Tampan. (f/net)

PEKANBARU-Berbagai program diterapkan Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat kota bertuah. Hal ini dilakukan demi mewujudkan Pekanbaru sebagai kota metroplitan yang madani, yang digagas Walikota Pekanbaru, Dr.H.Firdaus.

Banyak terobosan yang sudah dilakukan di bawah kepemimpinan mantan Kadis PU Riau ini, salah satunya , menaikkan level status Puskesmas Sidomulyo menjadi Rumah Sakit Tipe D, dilaksanakan seiring berkembang pesatnya pembangunan diperkotaan Pekanbaru. Untuk mengimbanginya, dirasa perlu menyiapkan pelayanan kesehatan lebih memadai, memandang Pemko Pekanbaru saat itu belum memilikinya. Artinya, masih sebatas Puskesmas rawat inap, pembantu, selebihnya merupakan milik pemerintah Provinsi Riau.

"Ini sangat bermanfaat untuk mendekatkan akses kesehatan masyarakat yang jauh dari perkotaan, sekaligus salah satu langkah menuju kemandirian dibidang kesehatan. Jadi, warga tak perlu khawatir memperoleh layanan kesehatan secara optimal, ini juga bagian penting  tak terpisahkan dari layanan kesehatan berbasis masyarakat," kata Walikota, di lokasi Puskesmas, Jalan Garuda, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, saat peresmian waktu itu.

Tak hanya dari segi fasilitas, seiring pelaksanaan kegiatan diresmikannya Puskesmas rawat Inap Sidomulyo itu, Walikota Firdaus kembali menggelontorkan terobosan perdana guna mendukung manajemen operasional agar bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan. Program tersebut adalah menerapkan Pola Pengelolaaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK- BLUD). Memandang sektor pelayanan kesehatan merupakan wajah pemerintah dalam mengayomi dan melindungi masyarakat.

Pelayanan kesehatan yang baik, kata walikota, bukan hanya ditentukan dari kelengkapan fasilitas dan jumlah tenaga medis. Melainkan sangat bergantung kepada sikap mental para tenaga medis saat melayani masyarakat yang butuh pertolongan di Puskesmas.

"Pelayanan yang ramah bagai sugesti bagi masyarakat yang menderita sakit untuk segera sembuh, keramahan juga obat sitawar dan sidingin bagi masyarakat yang sakit atau keluarga yang mendampingi pasien di rumah sakit. Maka kami harapkan seluruh dokter, perawat, maupun bidan, agar selalu memberikan yang terbaik dalam membantu masyarakat," imbuh walikota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S. Munir menyampaikan, dengan diterapkannya PPK- BLUD maka 20 Puskesmas di Pekanbaru  harus memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam. Meski diakui untuk pelayanan kesehatan saat ini di Pekanbaru masih ada kendala yang harus dihadapi salah satunya terkait SDM dan lainnya, terutama dikelas Poned dan rawat inap.

"Dengan diberlakukannya PPK- BLUD, otomatis 20 puskemas sudah harus memberi pelayanan 24 jam. Dana karotasi dari BPJS dan sumber lain bisa dikelola sendiri oleh Puskesmas bersangkutan," ujar Helda. (adv/hms)

Wako meninjau pengerjaan Puskesmas beberapa waktu lalu.



Advetorial terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus