pemerintah daerah kabupaten bengkalis
Home    

Hari Ini, Seluruh Kendaraan Dinas Bengkalis Pakai Pertamax
Jumat, 01 Februari 2013 - 10:54:01 WIB

Hari Ini, Seluruh Kendaraan Dinas Bengkalis Pakai Pertamax

BENGKALIS-Mulai hari ini, seluruh kendaraan dinas baik roda empat maupun roda dua di Kabupaten Bengkalis wajib memakai BBM jenis pertamax. Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh sendiri sudah mengeluarkan surat edaran ke seluruh dinas/instansi di Bengkalis untuk menggunakan pertamax.

Pemberlakuan wajib pertamax bagi kendaraan dinas tersebut, selain untuk menindaklanjuti Permen Energi dan Sumber Daya Mineral No.01 Tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan Minyak, juga sebagai salah satu upaya menstabilkan stok premium di Bengkalis yang setiap akhir bulan stok premium sering putus.

Kepala Dinas Peperindustrian dan Perdagangan Bengkalis, H Darmawi didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Al Fahrullazy mengatakan, kendaraan dinas yang hanya boleh menggunakan BBM bersubsidi hanya untuk mobil ambulance, mobil pemadam kebakaran dan mobil sanpah. Selain dari itu termasuk sepeda motor dinas harus menggunakan pertamax.

"Idealnya dengan diberlakukannya wajib memakai BBM non subsidi bagi kendaraan dinas ini, akan berpengaruh terhadap kelancaran stok premium khususnya di pulau Bengkalis. Karena jumlah kendaraan dinas di daerah ini cukup banyak. Otomatis dengan beralihnya memakai pertamax, tentunya konsumsi atau permintaan akan premium juga berkurang, yang dengan sendirinya kehabisan stok premium yang terjadi setiap akhir bulan tidak akan terjadi lagi," papar Darmawi, Jumat (1/2).

Namun, jika tidak ada perubahan setelah pemberlakuan wajib pertamax bagi kendaraan dinas dan premium tettap saja putus setiap akhir bulan, ini yang perlu dipertanyakan . Dan yang akan diminta pertanggungjawaban adalah  APMS sebagai pihak yang menyalurkan BBM.

"Akan ada evaluasi dengan pemberlakuan ketentuan ini.Jika premium tetap kehabisan stok pada akhir bulan kita perlu pertanyakan kemana didistribusikan premium tersebut. Dan yang kena dampaknya pastilah APMS. Karena APMS yang mendsitribusikan BBM ke masyarakat, " ujarnya.

Disperindag sendiri telah memanggil seluruh APMS untuk membicarakan persoalan ini dan menekankan untuk menjalankan peraturan pemerintah tersebut, dengan tidak menjual premium untuk kendaraan dinas. Kendati dengan pemberlakuan wajib pertamax bagi kendaraan dinas diharapkan akan dapat menstabilkan stok premium di pulau Bengkalis, namun juga muncul kekhawatiran putusnya stok pertamax. Karena setakat ini dari sejumlah APMS yang ada di pulau Bengkalis, baru APMS Nurwati yang menjual pertamax.

"Saat ini pertamax  baru ada di APMS Nurwati, memang APMS Hendri Sukanto juga ada mengambil DO pertamax namun dia belum punya pompa sendiri,  sehingga kalau beli pertamax dengam cara manual. Sementara APMS PT BLJ sedang mengurus ke Pertamina dan DO-nya sudah ada," tukasnya. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.bengkaliskab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS 2013