Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

180 Pelajar dari 11 Sekolah di Bengkalis Ikuti Kampanye Permuseuman

Rabu, 18 April 2018

Para pelajar antusias mengikuti kampanye permuseuman. (Foto:Johandi/FokusRiau.Com)

BENGKALIS-Sebanyak 180 pelajar SMP dan SMA dari 11 sekolah di Kabupaten Bengkalis, Riau dan sekitarnya, Selasa (17/4/2018) mengikuti kampanye Permuseuman yang berlangsung di halaman Museum Bengkalis.

Kampanye ditaja Museum Sang Nila Utama Riau dipimpin Edi Yulisman, Kasi Pengelola Museum dengan tema Museum di Hati Ku.

"Kampanye tidak lain hanya memperkenalkan tentang kegunaan dan keberadaan museum di Riau, namun ada sisi menarik lainnya tentang museum yang disampaikan kepada pelajar," kata Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbupora) Bengkalis Drs Nurminsyah M.Pd kepada wartawan, Selasa lalu.

Kampanye tersebut ternyata memperoleh apresiasi dari ratusan pelajar. "Kita berharap, guru yang ikut kampanye dalam proses belajar mengajar bisa dilaksanakan di museum Bengkalis ini. Saya yakin, setiap hari ini museum ini akan dikunjungi orang, baik turis domestik maupun mancanegara," tambah Nurminsyah.

Di Bengkalis, kata Nurminsyah, terdapat sejumlah peninggalan sejarah Riau pada zaman Sultan Syarif Kasim. "Ada tempat peninggalan barang antik zaman Dinasti Cina. Kita akan bawa ke lokasinya. Kemudian, ada Jil atau penjara zaman Belanda yang juga akan dijadikan museum. Tak kalah penting, kita akan membawa ke museum alam yang ada peninggalan sejarahnya, seperti di Bukit Batu dan Kampung Zapin Desa Meskom. Ini semua sudah museum, rumah lama kita renovasi," tukasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Museum Kabupaten Bengkalis H. Sofwan Muhajir menyebut, koleksi di museum Bengkalis saat ini masih sangat terbatas. "Masih jauh dari harapan. Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk peduli dengan museum. Andai ada barang yang bersejarah di rumah kita, dari pada dinikmati segelintir orang biarlah simpan di museum ini. Sehingga anak-anak kita nanti ketika kita sudah tiada, mereka bisa menyaksikan ada barang-barang yang memang bersejarah itu," harap Sofwan. (*)


Penulis : Johandi
Editor : Andi Affandi


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus