Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

19 Tahun Kabupaten Rohil, Pemkab Berhasil Membangun Jalan Sepanjang 2.311,05 Km

Rabu, 05 Desember 2018

Bupati Suyatno meninjau pembangunan jalan di Rohil. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

ROKAN HILIR-Tahun 2018, usia Kabupaten Rokan Hilir genap berusia 19 tahun sejak dimekarkan tahun 1999. Dalam usia tersebut, tentu banyak program kerakyatan yang sudah dicapai, di antaranya pembangunan sarana dan prasarana jalan sebagai penunjang tranportasi.

Pemkab Rokan Hilir Dalam Angka tahun 2015 mencatat, saat ini Pemkab Rohil sudah membangun jalan sepanjang 2311,05 Km, terdiri dari Jalan Kabupaten/Kota dan 149 KM Jalan Propinsi. Dari total ruas jalan yang dibangun, sekitar 30,28 persen telah diaspal dan sisanya 69,72 persen masih belum diaspal.

Dengan kondisi tersebut, Bupati Suyatno terus berjuang meningkatkan sarana tranportasi darat, demi kelancaran akses transportasi masyarakat sampai pelosok desa. Salah satu upaya nyata dari perjuangan Suyatno tercermin dari kucuran Dana Alokasi Khususu (DAK) Pemerintah Pusat untuk peningkatan jalan di sejumlah daerah, seperti pengerjaan rigit di Kecamatan Bangko dengan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah yang bersumber dari dana APBN.

Selain itu, Bupati Suyatno juga berhasil meyakinkan Gubernur Riau yang kemudian mengalokasikan dana untuk infrastruktur jalan menggunakan dana APBD Propinsi. Seperti pembangunan infrastruktur jalan rigid yang menghubungkan Rokan Hilir- Rokan Hulu di Kecamatan Pujud dan Tanjung Medan, KUBU serta pembangunan jalan
penghubung Lintas Pesisir di Palika. 

Sekarang, puluhan miliar rupiah dari APBD Propinsi Riau untuk pembangunan infrastruktur jalan juga sudah dinikmati masyarakat Rohil. Semua program pemerintah tersebut bisa berjalan baik, tentu tidak terlepas dari dukungan semua stakeholder. 

"Lancarnya lalu lintas tentu akan sangat menunjang kemajuan perekonomian suatu daerah," kata Bupati Suyatno, beberapa waktu lalu di Bagan Siapiapi. 
 
 
Bupati Suyatno meninjau kondisi jembatan yang mulai rusak di Rohil. (Foto:Humas/FokusRiau.Com) 
 
Dikatakan, untuk Rokan Hilir, tahun 2014 tercatat panjang jalan Kabupaten masih 1967,41 Km, panjang jalan propinsi 149 KM dan panjang jalan negara 120 KM serta panjang jembatan pada jalan negara dan propinsi mencapai 1.256 meter.

Dilihat dari jenis permukaanya, sebagian besar jalan kabupaten masih berupa jalan tanah sepanjang 706,30 KM (35,90 persen). Panjang jalan kabupaten yang berupa jalan aspal sepanjang 595,73 KM (30,28 persen). Sedangkan yang permukaan beton dan kerikil masing masing sepanjang 415,91 KM (21,14 persen) dan 249,47 KM (12,68 persen). 

Dari keseluruhan jalan kabupaten hanya 29,54 persen yang kondisinya baik. Sebanyak 52,57 persen berkondisi sedang dan 17,89 persen dengan kondisi rusak dan 0,29 persen jalan kabupaten rusak berat. Sedangkan jalan propinsi sepanjang 107,95 KM (72,13 persen) dengan jenis permukaan aspal. Sisanya dengan permukaan kerikil sepanjang 41,70 KM (27,87 persen).

Sebanyak 74,94 persen dari jalan propinsi dengan kondisi baik. Jalan propinsi yang sedang sebesar 21,72 persen, sedangkan untuk kondisi yang rusak sebesar 3,34 persen. Seluruh jalan negara berpermukaan aspal. Sedangkan kondisinya 60 persen baik dan hanya 40 persen yang masuk kategori sedang. 

Seperti halnya pada tahun sebelumnya. Sejak 2013 tidak ada perubahan panjang kontruksi jembatan pada jalan negara dan propinsi. Tercatat sebagian besar yaitu sepanjang 785 M (62,50 persen) yang kontruksinya brupa rangka.

Sedangkan untuk kontruksi jembatan yang berupa komposit hanya 251 M (19,98 persen). Untuk kontruksi jembatan yang berupa kayu dan beton hanya sepanjang 206 M (16,40 persen) dan 14 M (1,12 persen). (advertorial/humas protokol)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus