Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

2 Warga Surabaya Penumpang Lion Air Tertangkap Bawa Sabu di SSK II Pekanbaru

Kamis, 07 Desember 2017

Pelaku dan barang bukti diamankan polisi. (Foto:Rtc)

PEKANBARU-Petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Kamis malam mengamankan dua warga Surabaya, Jawa Timur, yakni Moh Syaifuddin Zuhri (21) dan M Ebie Firdaus (25) karena kedapatan membawa dua bungkus narkoba diduga sabu, masing-masing 563 gram atau total keseluruhan 1,126 gram.

Untuk mengelabui petugas, dua pria bertato ini sengaja menggunakan 4 lapis celana dan menyelipkan sabu di selangkangan. "Mereka memakai 4 lapis celana saat menyelipkan bungkusan narkoba itu di selangkangan. Ada dua bungkusan yang mereka bawa, masing-masing bertuliskan 563 gram," ujar General Manager Bandara SSK II Pekanbaru Jaya Tahoma kepada wartawan. 

Dikatakan, terungkapnya kejadian tersebut atas ketelitian petugas melakukan pengecekan. Pasalnya, barang yang dibawa bukan berupa logam dan alarm metal detektor tak berbunyi saat kedua pelaku melewatinya. 

"(alarm metal detektor) memang tidak berbunyi, karena (bungkusan narkoba) kan bukan jenis logam. Tapi karena gerak-geriknya mencurigakan, petugas kita langsung sigap memeriksa kedua pelaku. Setelah diperiksa barulah ketahuan mereka berdua membawa bungkusan narkoba yang diselipkan di selangkangannya," urainya. 

Masih kata Jaya, dua pelaku itu sendiri rencananya akan melakukan penerbangan dari Pekanbaru menuju Jakarta menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 297. Keduanya bahkan sudah berada di Kota Bertuah sejak 5 Desember lalu. "Pengakuannya, mereka sudah di sini (Pekanbaru) sejak dua hari lalu (5 Desember). Dari Pekanbaru rencananya mereka mau ke Jakarta," tuturnya. 

Di lokasi yang sama, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto berjanji akan mengembangkan penyidikan pasca tertangkapnya kedua pelaku. Kedua pelaku juga langsung diserahkan dari Avsec Bandara SSK II Pekanbaru ke Polresta untuk proses hukum lebih lanjut. 

"Kita sudah serah terima pelaku untuk pengembangan lebih lanjut. Akan kita telusuri darimana barang (narkoba) itu mereka dapat serta apa peran keduanya. Apakah pengedar atau kurir nanti kita bisa tahu setelah memeriksa mereka berdua," tukasnya dikutip fokusriau.com dari riauterkini. (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus