Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pelalawan

200 Lebih Karyawan PT LIH di Pelalawan Riau Mogok Kerja, Ini Penyebabnya

Rabu, 01 April 2020

Aksi mogok kerja karyawan menuntut pembayaran gaji. (Foto:Istimewa)

PELALAWAN-Sekitar 200 lebih karyawan PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) di Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Riau menggelar aksi mogok kerja sejak pekan lalu. Informasi yang diperoleh menyebut, mogok kerja sudah berlangsung delapan hari akibat gaji yang belum dibayar manajemen.

Pekerja meminta kejelasan pembayaran hak-haknya kepada manajemen. "Kalau tidak salah sudah dua bulan gaji karyawan belum dibayar. Ada ratusan karyawan mogok kerja," ujar anggota DPRD Pelalawan Carles S.Sos, Rabu (1/4/2020).

Disebutkan, akibat mogok kerja operasional perusahaan nyaris lumpuh. Dia meminta perusahaan segera merealisasi hak-hak karyawan yang telah bekerja.

Pasalnya, uang itulah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga pekerja. "Ibarat kata pepatah, bayarlah gaji pekerja itu sebelum keringatnya mengering. Kita minta PT LIH membayarkan gaji karyawannya," tegasnya.

Sementara itu, Humas PT LIH Yusman membenarkan aksi karyawan perusahaan yang tak mau bekerja. Mogok kerja kebanyakan dilakukan karyawan pemanen kebun yang berjumlah 200 orang lebih.

Dia mengaku jika pemantik pekerja tak mau melaksanakan tugasnya karena gaji belum ditunaikan manajemen. "Gaji Februari belum dibayarkan. Kami juga sudah menyampaikan ke manajemen di pusat. Mungkin ada kendala (keuangan) perusahaan," ujar Yusman.

Diterangkan, akibat karyawan pemanen tidak bekerja, alhasil pabrik tak bisa beroperasional lantaran bahan baku yang akan diolah tidak ada sama sekali. Karyawan pabrik ikut terimbas dan tak bekerja selama aksi mogok itu.

Dikatakan, sudah ada pertemuan antara manajemen dengan serikat pekerja terkait solusi permasalahan itu. Kesepakatan telah diambil dan akan dijalankan bersama. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus