Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

2011 Mulai Direncanakan, Program HTR tak Juga Terealisasi

Rabu, 08 Mei 2013


BENGKALIS-Program Hutan Tanaman Rakyat atau HTR yang direncanakan Pemkab Bengkalis melalui Dinas Perkebunan dan Kehutanan, sampai saat ini tak juga terealisasi. Sementara hasil kajian yang dilakukan menyimpulkan, program HTR memberikan manfaat besar bagi menunjang kemajuan pembangunan.

“Seingat saya, sejak 2011 melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan sudah melakukan pendataan lahan yang akan dijadikan lokasi HTR. Namun sampai sekarang, belum ada tindak lanjutnya,” kata anggota DPRD Bengkalis, Anom Suroto kepada wartawan, Selasa (7/5) di Bengkalis.

Anggota DPRD asal Bukit Batu–Siak Kecil itu mempertanyakan program tersebut, mengingat secara geografis kawasan Bukit Batu dan Siak Kecil sangat berpotensi untuk dijadikan lokasi HTR. Dia yakin, kalau program tersebut berjalan, maka masyarakat di dua kecamatan ini akan berbondong-bondong ikut program HTR tersebut.

“Program HTR banyak manfaatnya. Tidak hanya keuntungan secara ekonomi, tapi juga dari sisi lingkungan juga memberikan dampak positif. Secara ekonomi, masyarakat diuntungkan dengan adanya tambahan penghasilan dengan pohon-pohon yang ditanam. Sedangkan dari sisi lingkungan, masyarakat akan sangat membantu dalam menjaga lingkungan agar tetap lestari,” papar Anom.

Pada dasarnya, program HTR bukanlah hal baru. Banyak kabupaten/kota lain di Indonesia ini yang sudah menjalankan program tersebut. Artinya, Pemkab Bengkalis asal serius akan bisa melaksanakan program tersebut karena daerah lain juga suskes. Kuncinya adalah keseriusan dan sejauhmana komitmen dari SKPD terkait dalam upaya mewujudkan program kerja yang telah tertuang dalam APBD.

“Di sisi lain, bila Pemkab Bengkalis menghadapi kendala masih bisa minta pendapat dengan DPRD. Namun saya melihat, hal itu belum dilakukan,” tukasnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Herman Mahmud ketika dihubungi terkait program HTR tersebut ternyata sedang menggelar rapat. Sebelumnya, untuk pemetaan areal kawasan yang akan diusulkan HTR berasal dari hutan produksi, dimana saat ini hutan produksi di wilayah Kabupaten Bengkalis sudah hampir habis.

Beberapa kawasan yang akan diusulkan HTR adalah Pulau Rupat sesuai pemataan awal itu seluas 27.000 hektare, kemudian Kecamatan Bukit Batu seluas 35.000 hektare, Pulau Bengkalis sebanyak 4.700 hektare dan Kecamatan Siak Kecil seluas 14.000 hektare. (dal)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus