Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Honda Capella

214 Modifikator Riau Adu Bakat di Ajang Honda Modif Contest 2018

Minggu, 15 April 2018

Panitia dan juri HMC 2018 di Mal SKA Pekanbaru. (Foto:Andi Affandi)

PEKANBARU-Capella Dinamik Nusantara (CDN) sebagai main dealer Honda wilayah Riau daratan kembali menggelar ajang adu kreatifitas modifikasi sepeda motor. Ajang yang diberi nama Honda Modif Contest (HMC) 2018 tersebut berlangsung di mal SKA Pekanbaru, Minggu (15/4/2018). 

Kegiatan yang mewadahi kreatifitas para modifikator tersebut diikuti 214 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Regional Head CDN Arifin menyebut, HMC 2018 secara nasional merupakan tahun ke 11 diselenggarakan dan hadir di 15 kota besar di Indonesia, yakni Malang - Jatim (7 April 2018), Pekanbaru - Riau (15 April), Bandar Lampung - Lampung (29 April), Denpasar - Bali (19 Mei), Manado - Sulut (2 Juni).

Kemudian dilaksanakan di Jakarta (15 Juli), Makassar - Sulsel (28 Juli), Mataram - NTB (12 Agustus), Cirebon - Jabar (26 Agustus), Samarinda - Kaltim (8 September), Bandung - Jabar (15 September), Banjarmasin - Kalsel (22 September), Surabaya - Jatim (13 Oktober) dan Solo - Jateng (27 Oktober). Lalu puncak perhelatan akbar bagi modifikator pecinta motor Honda se Tanah Air tersebut, nantinya akan diadakan berbarengan dengan Honda Bikers Day 2018. 

"Secara nasional, (HMC) sudah memasuki tahun ke 11. Tapi kalau untuk di Pekanbaru, ini yang kelima kalinya diselenggarakan dengan jumlah peserta 214 orang dari berbagai daerah," ujarnya. 

Sementara Brand Activation Astra Honda Motor (AHM) Adi Wira menjelaskan, di perhelatan HMC 2018 di Pekanbaru, sedikitnya sembilan kelas diperlombakan. Terdiri dari Matic Stock/bolt on, Matic and Cub Advance, Sport Naked, Sport Fairing, Sticker/Decals, Racing Style dan Community Touring yang keseluruhannya dikategorikan untuk produksi sepeda motor di atas tahun 2006. 

Ada pula kelas All Stock and Advance untuk kategori sepeda motor yang produksi di bawah tahun 2006 serta kelas Free For All untuk kategori skutik, cub dan sport Honda seluruh tahun produksi. 

"Sama seperti (HMC 2017) sebelumnya, HMC di tahun ini juga kita laksanakan di 14 regional series. Khusus di Pekanbaru, dari 9 kelas yang kita pertandingkan, ada 3 kelas lama yang dimunculkan kembali. Yaitu Sticker/Decals, Community Touring dan Racing Style. Tiga kelas itu tahun lalu kita tiadakan, tapi di tahun ini kita hadirkan lagi," ujarnya. 

Dikatakan, dari 9 kelas tersebut, kelas Matic Stock/bolt on merupakan kelas terbanyak yang diminati modifikator di Pekanbaru. Tercatat dari 214 peserta yang ada, 62 diantaranya memilih kelas tersebut untuk bertanding. 

"Artinya, 25 persen modifikator di Pekanbaru mayoritasnya menyukai kelas Matic Stock. (Matic Stock) ini kelasnya sebenarnya sederhana. Modifikator boleh memberi tambahan aksesoris pada sepeda motor tapi tidak boleh mengubah rangka utama dan body sepeda motornya," tuturnya. 

Melalui HMC 2018 Pekanbaru, Wira berharap akan terlahir modifikator baru di dunia custome culture yang dapat menggetarkan dunia modifikasi secara nasional maupun internasional. Ia menilai, hal bukanlah sesuatu yang mustahil. Pasalnya, tahun lalu seorang modifikator asal Kota Bertuah, Iqbal Saputra pernah keluar sebagai juara HMC di level nasional. 

"Juara nasional HMC gak mesti dari Jawa atau Bali atau Nusa Tenggara. Sumatera juga punya potensi menciptakan modifikator baru dengan kreatifitas yang tentunya diharapkan bisa menggetarkan dunia custome culture. Tahun lalu Pekanbaru sudah membuktikannya lewat Iqbal Saputra. Semoga tahun ini ada lagi modifikator Pekanbaru yang sampai ke tingkat nasional," tukasnya. (*)



Penulis : Andi Affandi
Editor : Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus