Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

24 Walikota Hadiri Muskomwil I Apeksi 2018, DR Firdaus MT Uraikan Smart City Madani

Selasa, 06 Februari 2018

Wakil Ketua DPP Apeksi Tengku Zulmi Eldin membuka Muskomwil I di Aryaduta Hotel. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Wakil Ketua DPP Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Tengku Zulmi Eldin, secara resmi membuka Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I yang berlangsung di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Kamis (1/2/2018). Ada 24 walikota dari lima Provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau hadir dalam perhelatan akbar tersebut.

Zulmi Eldin berharap, melalui musyawarah mampu memunculkan sejumlah ide dan gagasan membangun dan menjadi inspirasi yang bisa dibawa pulang peserta ke daerahnya masing-masing. "Semoga ini bermanfaat bagi peserta Apeksi dan terus mempererat silaturahmi sesama anggota," kata Tengku Zulmi disambut tepuk tangan peserta Apeksi yang juga dihadiri Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil KEmendagri Zudan Arif Fachrullah.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus yang merupakan Wakil Ketua Komwil I Apeksi menyampaikan selamat datang kepada para Walikota yang hadir. "Atas nama tuan rumah kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak/Ibu Walikota yang hadir dalam acara Apeksi. Semoga kita dapat mengikuti seluruh rangkaian acara yang digelar, dan berjalan dengan lancar," kata Firdaus.

Walikota kemudian memaparkan visi misinya terkait konsep Pekanbaru Smart City Madani.  Menurut Firdaus, mewujudkan Smart City merupakan kebutuhan di setiap daerah. Karena saat ini, perkembangan teknologi berkembang sangat pesat.
 
 
Walikota DR Firdaus (kiri) bersama Wakil Ketua DPP Apeksi Tengku Zulmi Eldin (tengah) dan Walikota Padang Mahyeldi saat pembukaan Muskomwil I Apeksi. Pada kesempatan itu, Firdaus MT menjelaskan soal konsep smart city.(Foto:Istimewa) 
 
"Smart City yang didengungkan Pemko Pekanbaru selama ini terdiri dari enam pilar, yakni Smart Govermance (Tata Kelola Pemerintah yang Pintar, Smart People (Penduduk yang Pintar). Selain itu, Smart Economy (Ekonomi yang Pintar), Smart Environment (Lingkungan yang Pintar) Smart Living (Kehidupan yang Pintar) dan Smart Mobility (Mobilitas yang Pintar)," urai Firdaus.

Walikota Pekanbaru dua periode tersebut mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan, pemko telah meluncurkan aplikasi berbasis online untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Langkah yang terus diberikan kepada masyarakat, agar pelayanan semakin cepat, tepat, akurat dan tuntas. 

"Demi percepatan menjadikan Pekanbaru menuju kota cerdas, kami juga membuat Smart Card (Kartu Pintar). Banyak kegunaan dari Smart Card ini dan bisa juga dipakai sebagai kartu ATM, identitas, kartu prabayar dan sebagainya," tukasnya.

Di sisi lain, Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah memberikan apresiasi kepada Walikota DR Firdaus MT sebagai tuan rumah. "Terus terang saya kagum melihat Pekanbaru. Kagum dengan tatanan Kota Pekanbaru yang bersih, rapi dan pembangunan pesat," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyatakan kekagumannya terhadap master plan dan rancangan kinerja Pemko Pekanbaru yang terkoneksi dalam program Smart City. Dengan kegiatan ini, Mahyeldi berharap, para kepala daerah yang hadir dapat mengadopsi keberhasilan Pemko Pekanbaru.

"Seperti kita lihat tadi di pusat Perkantoran Tenayan, Pekanbaru Command Center ini menjadi inspirasi bagi kami yang hadir untuk mendatangkan ide cemerlang lainnya untuk membangun wilayah kerja kami masing-masing nantinya," urainya kepada wartawan disela acara.
 
 
Walikota Padang Mahyeldi (kanan) menyalami Walikota DR Firdaus (kiri) disaksikan Wakil Ketua DPP Apeksi Tengku Zulmi Eldin (tengah). (Foto:Istimewa)   
 
Mahyeldi turut memuji program Walikota Firdaus MT yang begitu religius, yakni menjadikan Pekanbaru Kota Metropolitan yang Madani. Kemajuan yang terjadi di Kota Pekanbaru menjadi inspirasi bagi dirinya untuk dijadikan untuk program nantinya di Kota Padang.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Apeksi Airin Rachmi Diany menyatakan, pihaknya akan melakukan program penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menekan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sering menjerat para walikota.

"Selama ini banyak walikota terkena OTT. Kami akan mencegah mereka agar tidak terjerat," kata Airin kala menutup Muskomwil I Apeksi, Jumat malam.

Airin menjelaskan, selama ini banyak walikota terjerat penggunaan anggaran karena ketidaktahuan dalam  pemakaian anggaran. Melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), pihaknya mencoba memperkuat kemampuan pejabat untuk memahami aturan.

Karenanya, instansi pemerintah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi melakukan pengawasan, yakni Inspektorat Pemerintah Kabupaten/Kota bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota.

Inspektorat bisa jadi tangan kiri dan kanan kepala daerah, untuk memberikan masukan kepadanya dan dinas-dinas agar melakukan kegiatan sesuai fungsinya dan tidak melanggar regulasi. "Kita ada penguatan APIP melalui ispektorat yang akan memberikan masukan kepada kita. Saya yakin semua orang tidak ingin ada persoalan,  tetapi terkadang itu terjadi karena ketidaktahuan regulasi dan aturan," imbuhnya.

Airin mengaku sudah melakukan MoU dengan jajaran penegak hukum di level pusat untuk menjadi mitra membantu 98 walikota se-Indonesia tidak lagi ada yang terjerat hukum, hanya karena ketidaktahuan penggunaan anggaran. "Kami sudah bertemu dengan KPK dan Jaksa Agung, Polri dan lainnya untuk penguatan APIP guna pencegahan korupsi," tukasnya.

Terpilih aklamasi
Puncak pelaksanaan Muskomwil I Apeksi 2018 memilih Walikota Firdaus sebagai Ketua Komwil I Apeksi. Usai terpilih secara aklamasi, dilakukan pengukuhan oleh Ketua Apeksi Pusat yang merupakan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmini, Jumat (2/2/2018).

"Terima kasih atas kepercayaan ini. Semoga tim yang baru yang dibentuk dapat bermanfaat bagi pelayanan untuk masyarakat," kata Firdaus.
 
 
Ketua Apeksi Pusat yang merupakan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmini mengukuhkan dan melantik pengurusan Komwil I Apeksi Regional Sumatera. (Foto:Istimewa) 
 
Dalam susunan kepengurusan ada Wakil Ketua I Aceh Aminullah Usman, Wakil II Bukittinggi Ramlan Nurmatias dan Wakil III Sibolga Syarfi Hutauruk. Usai pengukuhan dilanjutkan dengan pelantikan, Jumat malam. (adv/diskominfo)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus