Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

4 Remaja di Inhu Diamankan Karena Diduga Kencingi Bendera Merah-Putih, Begini Ceritanya

Minggu, 11 Agustus 2019

Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto:Istimewa)

INDRAGIRI HULU-Kepolisian mengamankan empat remaja di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, karena diduga buang air kecil atau kencing dekat bendera merah putih. Aksi mereka yang terekam video sempat viral di media sosial (medsos).

Informasi yang diperoleh menyebut, keempat remaja tersebut adalah Bambang Oktri Swesta (21), M Fachrobby Subartha (21), Mayanda Sandi Septia Hadi (19) dan Dino Satria Wiratama (17). Kejadian tersebut berlangsung, Jumat kemarin sekira pukul 23.40 WIB di halaman Warung Makan Ibu Endang, Jalan Sudirman Desa Candirejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu, Riau.

Awalnya, keempat pemuda tersebut janjian minum kopi di Cafe Arzam. Keempatnya berangkat bersamaan dari Lirik ke Cafe Arzam di Jalan Sudirman sekira pukul 21.00 WIB.

Mereka ngopi hampir 2,5 jam. Kemudian, keempat bergegas pulang menggunakan mobil sekira pukul 23.35 WIB. Mereka lantas menuju parkiran yang berada di halaman Warung Ibu Endang.

Tiba di tempat parkir, Mayanda dan Dino Satria mendadak ingin buang air kecil. Tanpa pikir panjang, Mayanda dan Dino kecing di dekat pohon yang kebetulan terpajang bendera merah putih. Bendera merah putih itu merupakan barang dagangan untuk perayaan hari kemerdekan Indonesia.

Sepengakuan Mayanda kepada kepolisian, dia kencing di bawah bendera merah putih yang tergantung. Namun Mayanda mengklaim, kencingnya tidak mengenai bendera merah putih. Sedangkan Dino Satria mengaku kencing di samping pohon tempat bendera merah putih terpajang. Dia juga mengklaim air kencingnya tidak mengenai bendera.

Bambang Oktri Swesta dan M Fachrobby Subartha sempat merekam aksi dua rekannya, Mayanda dan Dino Satria menggunakan telepon genggamnya masing-masing.

Sambil merekam, Bambang sempat menasihati dua rekannya tersebut yang kencing di bendera merah putih. Bambang menyerukan 'Bendera Merah Putih kau kencingi, memang parah ini ada lafaz Allah. Heh... Aku aduin kau ke Makruf Amin'.

Seruan tersebut dibalas Mayanda. Mayanda menjawab 'Ngapa'. Bambang menimpali. 'Makruf Amin pandai baca Al-quran'. Percakapan yang di video yang viral tersebut terhenti sampai disitu.

Selanjutnya, keempatnya ?pemuda tersebut masuk ke dalam mobil dan menuju pulang kerumahnya. Sekira pukul 23.45 WIB, Bambang mengunggah kelakuan dua rekannya tersebut ke media sosial instagram miliknya.

Keesokan harinya, Bambang menghapus postingan di instastorynya tersebut sekira pukul 13.00 WIB. Namun ternyata, videonya tersebut sudah viral di postingan 'Lambe Turah'. Bambang lantas membuat klarifikasi terkait video yang viral tersebut ke akun instagram Lambe Turah.

Kepolisian telah mengamankan keempat pemuda tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih memintai keterangan terhadap keempatnya di Polres Inhu, Riau. "Saat ini keempat pemuda tersebut masih diintrogasi oleh tim gabungan Polres Inhu," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Minggu (11/8/2019) siang. (*)




Editor: Evi Endri
Sumber: Okezone


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus