Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

4.650 CJH Riau Selesai Rekam Biometrik Syarat Penerbitan Visa Haji

Kamis, 18 April 2019

Salah seorang CJH melakukan rekam data biometrik. (Foto:Antaranews.com)

PEKANBARU-Sebanyak 4.650 jemaah calon haji (JCH) Riau sudah melakukan rekam biometrik sebagai syarat wajib untuk penerbitan visa haji oleh Pemerintah Saudi Arabia.

"4.650 JCH Riau yang sudah rekam biometrik itu bagian dari 5.030 JCH yang seharusnya direkam. Sisanya masih ditunggu untuk melakukan perekaman berikutnya," kata Kasi Pendaftaran Dokumen Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau Suhardi Hs, Kamis siang di Pekanbaru.

Dikatakan, proses perekaman juga terus berlangsung di sejumlah kantor VFS Tasheel yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Riau dilakukan di Kanwil Kemenag Riau.

Proses rekam biometrik berlangsung setiap hari sesuai jam kerja di kantor VFS Tasheel dan bagi sambil menunggu antrian untuk direkam diberikan bergaam informasi agar tidak jenuh.

"Informasi diberikan berkaitan dengan alasan pelaksanaan biometrik, apalagi kebijakan Pemeirntah Arab Saudi menetapkan rekam biomtrik sebagai syarat wajib untuk mendapatkan visa, dan kini asrama haji tidak lagi melakukan biometrik," katanya.

Bagi para CJH, diminta sabar selama menunggu antrian untuk direkam, anggap ini sebagai miniatur perjalanan ke Mekkah, mantapkan kesabaran dan keikhlasan.

Ia tetap menargetkan proses rekaman biometrik selesai pada akhir April 2019 sehingga pihaknya juga terus berkoordinasi dengan VFS Tasheel agar proses rekam biometrik bisa lebih dipercepat lagi.

Sementara proses perekaman biometrik sejauh ini tidak ditemukan kendala yang berarti, hanya sempat terjadi, ada sepasang suami istri jamaah dari Dumai yang sudah sampai ke sini, tapi justru istirahat ke rumah keluarganya sehingga tertidur.

"Tidak ada laporan atau ijin dari mereka ke pihak VFS Tasheel atau panitia Bidang Haji, sehingga tidak ada laporan ke petugas, padahal kalau ada laporan sampai tengah malam juga ditunggu, dan akhirnya mereka diarahkan ke Adi sucipto," katanya.

Namun demikian, JCH tetap diberikan kesempatan untuk beristirahat, karena antrian yang cukup panjang dalam melakukan rekam biometrik itu, tercatat satu hari mencapai 200 jamaah untuk direkam. (*)





 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus