Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

5 Warga Tersambar Petir, 1 Tewas dan 4 Luka Bakar

Selasa, 30 April 2013


PASIR PENGARAYAN-Nasib naas menimpa seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun, warga Dusun Tanjung Betung, Desa Serombau Indah, Kecamatan Rambah Hilir. Dia bersama empat orang warga lainnya mengalami luka bakar cukup serius akibat disambar petir, Minggu (28/4) pukul 20.00 WIB.

Namun karena luka yang cukup parah, sang bocah akhirnya meninggal dunia, Senin (29/4) pagi dan langsung dikebumikan pihak keluarga. Menurut keterangan Saini, warga setempat kepada wartawan, Selasa (30/4), ada lima orang korban sambaran petir. Namun satu orang mengalami luka paling parah, sehingga tidak dapat tertolong lagi dan meninggal dunia.

Sementara empat orang korban lainnya sekarang masih memperoleh perawatan intensif di rumah sakit. Menurut Saini, kondisi korban sambaran petir memang cukup menyedihkan, sekujur tubuhnya terbakar. "Memang ada lima orang warga yang terkena sambaran petir Minggu kemarin. Namun ada satu orang yang paling parah dan akhirnya meninggal dunia," papar Saini.

Di sisi lain, Saini menyayangkan sikap ketidakpedulian aparat pemerintah dusun, desa dan kecamatan terhadap musibah tersebut. Buktinya, empat orang korban yang masih hidup sampai sekarang belum memperoleh perhatian dan penanganan medis secara layak. Dikuatirkan, bila para korban ini tidak cepat ditolong, maka luka mereka akan bertambah parah.

"Sampai saat ini belum ada penanganan medis yang maksimal terhadap empat orang korban yang masih hidup. Bahkan belum ada satupun aparat pemerintah desa yang datang menjenguk," ujarnya.

Sementara salah seorang korban sambaran petir, Rasul menuturkan, petir dibarengi kilat cukup keras dan menyeramkan tersebut terjadi sekitar pukul 18:30 WIB. "Waktu itu hujan, saya di rumah dan tiba-tiba ada kilat bersamaan dengan petir. Saya di sambar petir. Tapi saya mendengar tetangga-tetangga saya juga banyak yang menjerit dan menangis, rupanya mereka tersambar petir juga," katanya sembari meringis menahan sakit. (epi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus