Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

60 Kios Pasar Sri Gading tak Kujung Ditempati Pedagang

Jumat, 03 Mei 2013


RENGAT-Pasar Sri Gading Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu merupakan pasar kecamatan dengan konsep modern yang pertama dibangun di Inhu. Tahun 2004 lalu, pasar tersebut diresmikan pemakaiannya untuk aktivitas jual beli masyarakat oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto.

Sayangnya, sampai sekarang masih ada hampir 60 kios di pasar Sri Gading yang masih kosong dan tidak ditempati pedagang. Padahal, kios tersebut sudah ada pemiliknya, namun sampai sekarang tidak pernah ditempati. Akibatnya, bangunan kios mulai terlihat kerusakan.

"Pemkab Inhu berhak menindak pemilik kios yang tidak juga menempati kios mereka, karena sudah berlangsung sangat lama dan merugikan pemerintah serta masyarakat," kata salah seorang tokoh masyarakat Air Molek yang juga mantan anggota DPRD Inhu, H Nazaruddin, Kamis (2/5).

Menurutnya, Bupati telah meminta dengan tegas pedagang yang memiliki kios di pasar Sri Gading untuk segera menempati kiosnya. Bahkan Bupati mengancam akan mencabut izin kepemilikan kios bagi pedagang yang tidak mau juga menempati kiosnya. "Bila dalam beberapa bulan ke depan kios tersebut tidak juga ditempati, Pemkab Inhu akan mencabut izin kepemilikan kios tersebut dari pedagang," kata bupati pada peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBMRM) dan peringatan Harganas di areal parkir pasar Sri Gading, beberapa waktu lalu.

Selain itu, menurut Nazaruddin, Pemkab Inhu Desember lalu juga sudah menyegel kios yag tidak ditempati, baik kios di lantai I maupun lantai II. "Sampai hari ini, kios yang ada masih kosong dan tidak ada tindakan nyata di lapangan. Selain itu, bangunan kios liar malah semakin menjamur di sekitar kompleks pasar Sri Gading. Sehingga membuat keindahan pasar berkurang," kata Nazaruddin. (ihs)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus