Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Ada Kata Allahuakbar, Penyerangan Mapolres Dharmasraya Mengarah Pada Terorisme

Minggu, 12 November 2017

Mapolres Dharmasraya yang terbakar Minggu dinihari. (Foto: Istimewa)

PADANG-Identitas terduga pelaku pembakaran dan penyerangan Mapolres Dharmasraya terungkap. Polisi mengindikasikan pembakaran dan penyerangan tersebut mengarah kepada aksi terorisme.

Polda Sumatera Barat saat ini berkoordinasi dengan Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terosisme (BNPT), untuk mengungkap adanya dugaan keterkaitan kedua terduga pelaku yang merupakan warga Jambi ini dengan ISIS.

Kapolda Sumbar Irjend Pol Fakhrizal menyebutkan, kepolisian sedang menelusuri ke pihak keluarga kedua pelaku. "Untuk identitas kedua pelaku sudah kita dapatkan. Sekarang kita sedang menelusuri ke pihak keluarga," ulas Fakhrizal di Padang, Minggu (12/11/2017).

Kedua terduga tersebut adalah Eka Fitria Akbar (24 tahun) warga Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi dan Engria Sudarmadi (25 tahun) warga Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Identitas kedua terduga teroris ditelusuri dari KTP-elektronik keduanya. "Kita sudah berkoordinasi dengan Densus 88 dan BNPT," kata Fakhrizal sebagaimana dilansir fokusriau.com dari republika.co.id.

Saat ini baru didapatkan nama dan alamat, sementara keseharian terduga belum diketahui. Jenazah keduanya saat ini juga sudah dikirim ke RS Bhayangkara, Padang.

Fakhrizal menyebutkan, indikasi awal penyerangan yang terjadi mengarah pada aksi terorisme. Dugaan itu didasari pada temuan surat jihad di salah satu kantong baju pelaku yang tewas ditembak petugas polisi. 

"Tapi tetap masih kami dalami. Yang jelas, indikasi sementara memang serangan dari teroris, karena ada kata Allahuakbar. Meski begitu kami masih dalami," ujar Fakhrizal.

Diberitakan sebelumnya, kejadian awal terbakarnya Mapolres Dharmasraya, Minggu (12/11/2017) sekitar pukul 02.30 WIB, diketahui oleh personil yang sedang piket. Waktu itu personil melihat asap tebal mengepul dari salah satu bagian bangunan.

Ketika dilakukan upaya pemadaman, petugas menjumpai dua orang terduga pelaku pembakaran. Ketika akan diamankan, keduanya melakukan perlawanan. Petugas sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun keduanya membalas dengan menyerang petugas dengan panah.

Kedua terduga pelaku penyerangan dan pembakaran Mapolres Dharmasraya itu akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas hingga akhirnya tewas.

Dari keduanya polisi menemukan satu busur panah, delapan anak panah, dua pisau sangkur, satu bilah pisau kecil dan satu sarung tangan hitam. Ditemukan juga selembar kertas yang bertuliskan pesan jihad dari “Saudara Kalian Abu Azzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah” (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus