Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Agendakan Program ke Depan, DPD Granat Riau Periode 2017-2022 Gelar Rapat Perdana

Jumat, 26 Januari 2018

Rapat perdana Granat Riau periode 2017-2022.(Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPD Granat) Provinsi Riau menggelar rapat perdana internal untuk masa periode tahun 2017-2022, Jumat (26/1/2018). Rapat mengagendakan silaturahmi dan pembahasan kegiatan serta program DPD Granat Riau ke depan.

Rapat yang yang berlangsung di kantor DPD Granat Provinsi Riau jalan Palapa no. 3 Labuh Baru, Pekanbaru, didasari karna telah berakhirnya masa jabatan pengurus DPD Granat Provinsi Riau periode 2012-2017 serta telah keluarnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan masa jabatan periode 2017-2022 dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Granat pada tanggal 10 Januari 2018 lalu tentang Reposisi Struktur dan Komposisi Kepengurusan DPD Granat Provinsi Riau.

Ketua Granat DPD Provinsi Riau, Freddy Simanjuntak, SH, MH mengatakan, selama ini Granat Riau dianggap vakum. Dengan keluarnya SK pengurus yang baru ini, Granat harus lebih bangkit lagi, meskipun bertepatan dengan suasana politik yang sedang panas.

Ada dugaan negatif sebagian orang yang nantinya menyangka Granat  akan memanfaatkan momen Pilkada. Namun Freddy menegaskan bahwa Granat bukanlah organisasi yang berpolitik.

Granat juga bukan organisasi semacam LSM, tapi lebih kepada organisasi yang kemasyarakatan atau Ormas.

"Granat ini tidak sama dengan dengan organisasi semacam LSM, Granat adalah organisasi kemasyarakatan, kita bekerja dengan keikhlasan, bukan digaji," ujarnya.

Dalam kegiatannya, Granat lebih mengedepankan tindakan yang bersifat preventif, seperti mengimbau dan mengajak lapisan elemen dan komponen masyarakat untuk sama-sama membantu program pemerintah dalam rangka untuk meminimalisir maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkoba, khususnya di provinsi Riau.

Selain itu, Freddy juga mengingatkan pada seluruh anggota Granat Provinsi Riau agar jangan sok jago-jagoan mencoba menangkap para pengedar narkoba. Sebab para pengedar atau pun sindikat Narkoba ini biasanya terorganisir dan dilengkapi dengan senjata.

"Jangan coba-coba sok jago menangkap mereka, nanti kita bisa mati konyol", imbuhnya.

Rapat internal siang tadi juga membahas pembentukan kepanitiaan untuk acara pelantikan DPD Granat Provinsi Riau. Hingga selesainya rapat saat itu hingga menjelang Magrib, waktu dan tanggal kegiatan pelantikan belum bisa diputuskan.(andi affandi)


Berita terkait :

    Terkini
    Terpopuler



     
    situs portal berita riau
    fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus