Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Aksi Demo Buruh di Inhu Berakhir, Bupati Yopi: Masalah Buruh Tanggung Jawab Saya

Jumat, 03 Mei 2019


INDRAGIRI HULU-Sekitar 1.500 buruh menggelar aksi demo ke Kantor Disnaker dan Kantor Bupati Inhu, Jumat (3/5/2019). Mereka menuntut soal Upah Minimum Kabupaten Inhu (UMK) tahun 2019 yang belum juga disahkan.

"Para buruh yang berunjuk rasa terdiri dari Serikat Buruh Hukatakan KSBSI, SPTI KSPSI, SP3 KSPSI, SP NIBA KSPSI dan SBSI 1992," ujar Koordinator aksi Wiston Pandiangan kepada FokusRiau.Com.

Dikatakan, ada beberapa poin tuntutan buruh, salah satunya terkait masalah UMK tahun 2019 yang sampai sekarang masih belum ditandatanani gubernur. Dimana UKM Inhu tahun 2019 diusulkan sebesar Rp3.082.000 atau 12,03 persen, namun sampai sekarang masih belum terealisasi.

Pada buruh juga meminta Bupati Yopi Arianto agar mencopot Kepala Disnaker dan melakukan verifikasi terhadap Apindo Inhu, karena dianggap tak mampu menyelesaikan persoalan buruh.

Pada buruh kemudian disambut Bupati Yopi Arianto didampingi Sekdakab Hendrizal dan Kadisnaker Inhu Endang Mulyawan. Menyikapi tuntutan buruh, bupati berjanji akan menyelesaikanya.  "Masalah buruh di Inhu tanggung jawab saya. Sakit buruh sakit saya juga. Bila memang Kadisnaker tidak benar, sore ini juga saya berhentikan," kata bupati.

Ditambahkan, namun bila Kadisnaker Inhu tidak bersalah, Bupati Yopi minta para buruh mendukung kinerja Kadisneker. Karena pemberhentian pejabat harus sesuai aturan.

Terkait UMK Inhu tahun 2019 yang kembali menggunakan UMK tahun 2018 sebesar Rp2.751.000, karena belum disahkan di provinsi, menurut bupati dua periode ini, sebenarnya sudah ditandatangani gubernur dan menunggu realisasi. (*)






Penulis: Obrin 
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus