Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Aktivitas Luar Rumah, Warga Disarankan Gunakan Masker

Rabu, 24 April 2013


PEKANBARU-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, bila ingin berkegiatan di luar rumah. Sebab kondisi kabut asap akhir-akhir ini dinilai mulai berdampak terhadap munculnya penyakit infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA.

"Kabut asap dinilai mulai berpengaruh terhadap kondisi kesehatan masayarakat, meski sampai sekarang belum terjadi peningkatan jumlah pasien ISPA ini," kata Zainal Arifin di Pekanbaru, Selasa  (23/4).

Melihat kondisi kabut asap saat ini, menurut Zainal, Dinas Kesehatan Riau sudah mengantisipasi agar tidak sampai ada masyarakat yang terserang ISPA. Untuk itu, pemerintah di kabupaten dan kota harus mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar rumah bila intensitas kabut asap sedang tinggi.

"Kalaupun harus terpaksa beraktivitas di luar rumah, usahakan untuk menggunakan alat pelindung berupa masker. Hingga saat ini, persedian masker di Kabupaten dan Kota masih mencukupi," katanya.

Zainal mengimbau Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota di Riau untuk mengajukan permintaan masker kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau bila di daerah kekurangan masker.  "Kita sudah menyiapkan obat-obatan dan bahan kimia yang dibutuhkan. Bila terjadi lonjakan silahkan minta pada kita. Maret lalu, sudah ada daerah yang meminta pada kita," ujar Zainal.     

                                            
Berkurang
Di sisi lain, sejak tiga hari terakhir kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai mulai berkurang. Namun, semua pihak diminta untuk tetap waspada karena kasus kebakaran hutan tersebut masih bisa terjadi.

“Sejak hujan turun, Minggu (21/4) lalu, kabut asap dan titip api yang membakar sejumlah kawasan sudah jauh berkurang. Tapi bukan berarti ancaman kebakaran lahan sudah aman. Seluruh masyarakat, perusahaan swasta dan peladang diminta tetap waspada dan tidak melakukan kegiatan pembakaran lahan," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran Bengkalis, Jaafar Arif, Selasa (23/4) di Bengkalis.

Menyikapi fenomena alam yang terjadi sekarang, BPBD Damkar tetap mensiagakan personilnya di lapangan, walaupun tidak sebanyak ketika kebakaran lahan terjadi. Di samping itu pemantauan di lokasi-lokasi yang rentan kebakaran terus dilaksanakan secara rutin, termasuk memberitahukan kepada masyarakat supaya tidak membakar lahan.

"Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi, karena kesalahan manusia dan faktor alam. Namun faktor manusia lebih mendominasi, sehingga ratusan hektare lahan perkebunan sawit, semak belukar ikut terbakar," katanya. (anr/dal)



Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus