Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Analis Memprediksi IHSG akan Melanjutkan Koreksi

Senin, 25 Maret 2013


JAKARTA-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan, Jumat (22/3) lalu anjlok 1,66 persen ke level terendah sejak 28 Februari 2013 menjadi 4.723,16. Saham-saham blue chips seperti BBRI, UNVR, BBNI, ASII dan TLKM berguguran.

Sejumlah saham second liner seperti BDMN, PGAS, SCMA dan EMTK tampil sebagai penahan penurunan indeks. Analis Trust Securities, Yusuf Nugraha memperkirakan, penurunan indeks akan berlanjut hari ini, Senin (25/3). Krisis di Siprus dan Italia menjadi sentimen negatif.

Faktor lain, Bank Dunia merilis kekhawatiran bubble properti Indonesia. Yusuf bilang, sentimen ini bisa buruk bagi saham-saham properti. Yusuf memprediksi, indeks akan bergerak turun dengan rentang 4.710-4.860. Analis eTrading Securities, Yosua Batubara memperkirakan, IHSG berpeluang terkoreksi. Indikator stochastic, RSI dan MACD menghasilkan sinyal bearish. Perkiraan Yusuf, indeks akan turun dengan support 4.650 dan resistance 4.850. Yosua kemudian merekomendasikan sejumlah saham second liner yang diprediksikan menguat seperti CTRS, MPPA dan SCMA.

Sementara bursa Jepang dibuka melesat awal pekan ini. Bloomberg mencatat, pukul 09.17 waktu Tokyo, indeks Nikkei 225 Stock Average terbang 1,4 persen menjadi 12.515,05. Sedangkan indeks Topix melesat 1,1 persen menjadi 1.049,96. Dari 33 sektor yang terhimpun dalam indeks Topix, hanya dua sektor yang memberikan sinyal merah.

Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa Jepang di antaranya Toyota Motor Corp yang naik 1,1 persen, Fuji Heavy Industries Ltd naik 1,4 persen dan Furukawa Co melompat 12 persen. Sementara saham Nippon Suisan Kaisha Ltd turun 3,2 persen.

Salah satu sentimen positif yang menyebabkan bursa Jepang terangkat adalah kesepakatan sementara pimpinan Uni Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB), dan Badan Moneter Internasional (IMF) dengan pimpinan Siprus mengenai bailout internasional. Sebagai catatan, indeks Topix sudah reli sebesar 44 persen dari pertengahan November hingga 22 Maret lalu. (kci)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus