Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Antisipasi ISPA, Dinas Kesehatan Siapkan 25.000 Masker

Senin, 29 April 2013


DUMAI-Untuk mengantisipasi terjadi peningkatan kasus inpeksi saluran pernafasan akut (ISPA) akibat dampak kabut asap, Dinas Kesehatan Kota Dumai sudah mempersiapkan 25 ribu lembar masker. Nantinya, masker tersebut akan dibagikan ketika kualitas udara Kota Dumai mengalami penurunan secara drastis.

"Potensi kabut asap sekarang cukup tinggi. Apalagi saat musim kemarau yang biasa dimanfaatkan untuk membakar lahan, sehingga memunculkan kabul asap. Dampak tersebut berisiko terhadap kesehatan masyarakat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Marjoko Santoso, Senin (29/4) di Dumai.

Dikatakan, pencegahan paling efektif untuk meminimalisir terjadinya peningkatan penderita ISPA adalah memberantas sumber munculnya kabut asap. "Pencegahan yang akan dilakukan tidak berdampak signifikan, jika sumber penyakitnya masih ada. Yang paling utama dari sisi pemantauan, sebelum terjadi kebakaran harus sigap agar kabut asap itu tidak muncul,” ujarnya.

Penurunan kualitas udara di Dumai akibat kabut asap sering terjadi. Bahkan kondisi tersebut tak pernah absen, terus terjadi setiap tahun terutama pada saat musim panas. Dampak ini ditimbulkan akibat ulah pembakar lahan atau hutan secara tak terkendali. Persediaan yang dimiliki Dinas Kesehatan, menurut Marjoko akan didistribusikan kepada masyarakat saat kualitas udara menurun drastis.

Untuk melakukan pemantauan kualitas udara, Dinas Kesehatan Kota Dumai bekerjasama dengan PT CPI. Karena perusahaan itu memiliki alat pemantau kualitas udara di Dumai. Ketika alat pengkur kualitas udara menunjukan kondisi jelek, barulah masker-masker tersebut dibagikan.  Pembagian masker gratis telah beberapa kali dilakukan Diskes Dumai, yakni dilakukan pada persimpangan jalan pada saat kualitas udara anjlok.

“Namun pembagian masker gratis tersebut hanya bersifat penyuluhan kepada masyarakat, agar pada kondisi kabut asap tebal harus menggunakan masker sebagai antisipasi,” ujarnya.

Karena ketika pihaknya membagi-bagikan masker, tidak bisa semuanya dapat diberikan kepada masyarakat. Petugas yang membagi-bagikan masker sebagai bentuk pemberitahuan kepada masyarakat kalau kualitas udara menurun. Sehingga masyarakat harus waspada dan melakukan upaya pencegahan dengan menggunakan masker saat di luar ruangan.

Tidak seluruhnya yang bisa terakomodir dengan persediaan yang dimiliki Diskes. Masyarakat juga diminta untuk menyiapkannya sehingga bisa digunakan sewaktu-waktu saat kualitas udara menurun. Apalagi untuk kelompok yang rentan seperti ibu hamil, balita dan yang menderita penyakit jantung atau memiliki riwayat.

Disebutkan, selain persediaan yang dimiliki dinas kesehatan, masker-masker tersebut juga tersedia di seluruh Puskesmas. Dinas Kesehatan telah menyalurkan ke Puskesmas yang nantinya akan dibagikan Puskemas saat saat kualitas udara buruk. (dik)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus