Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Antisipasi Pandemi Covid-19, Riau Mulai Laksanakan Rapid Test

Sabtu, 28 Maret 2020

Petugas medis melakukan rapid test covid-19 dari sampel darah. (Foto: Antara)

PEKANBARU-Gubernur Syamsuar menyatakan, seluruh kabupaten dan kota, Sabtu (28/3/2020) mulai melaksanakan tes cepat atau rapid test. Ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

“Total sudah ada alat rapid test 6.800 tiba di Riau,” kata Syamsuar, Sabtu (28/3/2020) di Pekanbaru.

Dijelaskan, ribuan alat tes cepat tersebut bantuan Kementerian Kesehatan dan alat tersebut sudah mulai dikirimkan ke Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Riau sejak Jumat malam. Penggunaan alat itu diutamakan untuk Orang Dalam Pemantauan Pemantauan (ODP) yang terus bertambah serta petugas kesehatan.

“Sudah dikirimkan alat ini dalam rangka rapid test untuk dimanfaatkan, terutama bagi ODP di semua kabupaten dan kota, termasuk untuk petugas kesehatan,” ujarnya.

Sedangkan terduga atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) akan tetap menggunakan uji sampel swab yang dikirim ke BalitbangkesKementerian Kesehatan di Jakarta.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau sampai Sabtu pukul 12.00 WIB, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah jadi 75 orang, namun baru 23 orang yang sudah keluar hasil laboratoriumyang dinyatakan negatif corona.

Sedangkan jumlah ODP di Riau terus bertambah. Kini sudah mencapai 5.436 orang naik dari 4.434 orang yang tercatat pada Sabtu pagi. Dari jumlah tersebut baru ada 57 orang yang sudah selesai tahap pemantauan.

Sedangkan kasus positif Covid-19 di Riau masih belum bertambah, yakni satu orang yang kini dirawat di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad.

Gubernur menambahkan, Riau sudah menerima 2.000 alat pelindung diri (APD) yang akan didistribusikan ke fasilitas kesehatan, terutama ke rumah sakit (RS) rujukan yang menangani pasien Covid-19. Ada 44 RS rujukan di seluruh kabupaten dan kota di daerah itu.

Selain itu, Riau juga sudah mendistribusikan pehavral multivitamin ke lima kabupaten dan kota yang kehabisan stok. Lima daerah tersebut antara lain Kota Dumai, Kabupaten Meranti, Indragiri Hulu, Bengkalis dan Rokan Hilir. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus