Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Apakah Pasien Hipertensi Boleh Makan Daging Kambing? Inilah Jawabannya!

Sabtu, 02 September 2017

Pasien hipertensi boleh mengonsumsi daging. (Foto: Thinkstock)

JAKARTA-Makanan khas Idul Adha memang tiada bandingnya. Bagaimana tidak, olahan daging kambing dan daging lainnya selalu tampak menggiurkan. Namun orang dengan penyakit hipertensi, asam urat dan tinggi kolesterol biasanya was-was ketika dihadapkan dengan menu tersebut.

Duh, sebenarnya aman tidak ya makan daging kambing? Untuk memastikannya, Pakar Gizi Rumah Sakit Pusat Pertamina dr Titi Sekarindah, MS, SpGK memberikan penjelasnnya.

Menurut dr Titi, orang dengan penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau asam urat boleh-boleh saja mengonsumsi daging. Hanya saja harus ada batasan yang dipatok agar tidak berlebihan. "Daging nggak boleh banyak tapi, paling nggak 100 gram lah (sehari)," ujarnya yang juga menulis buku 'Terapi Jus Buah & Sayur'.

Meskipun orang-orang dengan masalah serupa tetap mengonsumsi obat-obatan, bukan berarti mereka bisa makan daging sepuasnya. Selain mematok daging tak lebih dari 100 gram per harinya, pastikan juga makanan yang dikonsumsi tetap seimbang. "Kalo orang hipertensi kan dia minum obat teratur, terus nanti makannya ya tetap seimbang aja. Makan nasinya ada sayurnya ada dagingnya, jadi jangan makan daging semuanya," imbaunya.

Selain itu, dr Titi menambahkan, penggunaan kecap bagi pasien hipertensi juga harus dibatasi. Apalagi untuk olahan daging kambing yang banyak menggunakan kecap. "Kecap garemnya kan tinggi. Walaupun kecap manis, itu garemnya juga tinggi," tuturnya dikutip fokusriau.com dari detikhealth. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus