Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Rohil

Aroma Tak sedap Diduga dari PKS BSS, Suwandi: DLH Rohil Belum Terima Laporan Warga

Kamis, 11 Oktober 2018

Kepala DLH Rohil Suwandi Sos. (Foto:Joni/FokusRiau.Com)

ROKAN HILIR-Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi S,sos menyayangkan sikap Nining, salah seorang warga Bangko Sempurna, Kecamatan Bangko Pusako yang diduga menjadi korban terdampak aroma tak sedap (bau busuk-red) yang diduga akibat limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Balam Sawit Sejahtera (BSS). 

Sayangnya, kondisi tersebut tidak dilaporkan secara resmi ataupun diadukan ke DLH Rohil atau Dinas Kesehatan Rohil. "Bagaimana warga jadi korban yang diduga dari limbah PKS BSS. Sementara Korban sendiri belum ada membuat laporan Resmi ke kita. Kalau ada jadi korban, silakan buat pengaduan kekita biar ditindak lanjuti laporan itu. Jadi jelas persoalanya," kata Suwandi kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Dikatakan, pihaknya hanya tahu dari media saja kalau ada warga terdampak limbah. Sementara karyawan PKS BSS yang tinggal di kawasan perusahaan yang juga memiliki balita dan anak, tidak pernah mengeluhkan seperti dikeluhkan Nining.

"Mengetahui informasi itu, saya langsung cek ke Puskesmas Balai Jaya. Menurut Kepala Puskesmas, belum ada pasien bernamana Nining ataupun keluarganya datang ke Puskesmas," ujar Suwandi menirukan Ucapan Kapus Balai Jaya dr Menti.

Karena itu, Suwandi mengimbau agar masyarakat yang menjadi korban silakan membuat laporan. Khusus untuk persoalan limbah, DLH Rohil terbuka dan siap menerima laporan warga.

Selama ini, menurut Suwandi, pihaknya banyak menemukan persoalan di lapangan tidak sesuai dengan pemberitaan ataupun informasi yang disampaikan. Terkadang kondisi itu menimbukan multi tafsir ataupun salah tafsir. Apalagi ini masalah limbah dan persoalannya sangat komplek. 

"kita imbau warga yang terkena dampak dari limbah PKS buat laporan resmi ke DLH. Berdasarkan laporan kita bersama tim langsung terjun ke lapangan," imbaunya.

Belum ada Laporan
Sementara itu, Kepala Puskesmas Balai Jaya dr Menti mengakui hal yang sama. Menurutnya, belum ada laporan atau pasien yang terkena dampak dari limbah PKS BSS. "Sampai saat ini belum ada pasien ataupun laporan warga yang terkena dampak limbah," kata Menti.

Sebelumnya, muncul keluhan dari Nining, ibu rumah tangga dengan dua anak kecil soal bau busuk dari limbah PT. BSS. Nining yang berdomisili di Kepenghuluan Bangko Sempurna, Dusun Sido Mulyo, RT.07/RW.03, Kecamatan Bangko Pusako mengaku mencium bau busuk limbah PT. BSS.

Bahkan, Nining dan anak-anak mengaku kerap pusing saat bau busuk limbah PT BSS menyerang penciumannya. "Sebenarnya dalam satu rumah, kami ini ada tiga orang bayi. Bau busuk limbah ini sangat mengganggu pastinya, anak kami selalu nangis disaat saat bau limbah itu menyerang kami," ujarnya. (*)






Penulis: Joni Saputra
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus