Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Asap Karhutla Masih Selimuti Pekanbaru, Kualitas Udara Dekati Tidak Sehat

Selasa, 06 Agustus 2019

Asap masih menyelimuti Pekanbaru. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Kabut asap di Pekanbaru, Riau akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Riau membuat kualitas udara mendekati posisi tidak sehat. Di Pekanbaru, Selasa (6/8/2019) asap masih saja muncul dari pagi hingga menjelang siang.

Para pengendara dan masyarakat mulai mengenakan masker, karena kabut asap cukup tebal. Sementara angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) saat ini menunjukan posisi 71. Ini menunjukan kualitas udara di Pekanbaru dalam kategori sedang.

Sesuai angka ISPU saat ini kualitas udara kota mendekati kategori tidak sehat. Angka ISPU masuk kategori tidak sehat dari rentang 101 hingga 199. Walau demikian, pada level ini sudah mulai terjadi penurunan jarak pandang.

"ISPU Kota Pekanbaru masih bera#a di kualitas sedang," tegas Kepala Laboratorium Udara Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Syahrial kepada wartawan, Selasa pagi.

Kualitas udara terkini nantinya bakal diperbarui pukul 15.00 WIB nanti. Kategori tersebut sudah masuk level kuning. "Sedangkan saat ini masuk kategori sedang atau level biru. Kita berharap kualitas udara di Pekanbaru membaik," urainya.

Syahrial menyebut, ada lima parameter untuk menentukan kualitas udara bebas. Angka tertinggi berada pada PM 10 atau yang lebih dikenal dengan debu dengan diameter 10 mikro. Empat parameter lainnya yang menentukan kualitas udara bebas yakni kualitas SO2, CO, O3 dan NO2 di udara.

Ada tiga stasiun pemantau kualitas udara di Kota Pekanbaru. Satu stasiun berada di Kulim, kemudian stasiun Sukajadi dan stasiun Tampan. (*)



 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus