Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

Atasi Penumpukan dan Kemacetan, Terminal Barang Kota Dumai Gunakan Sistem Antrian

Senin, 11 Desember 2017

Kepala UPT Terminal Barang dan Kasubag TU meninjau antrian di terminal. (Foto:Istimewa)

DUMAI-Untuk mengatasi terjadinya penumpukan/kemacetan, akibat kelebihan kapasitas (over capacity) di Terminal Barang di Jalan Soekarno-Hatta, Dinas Perhubungan Kota Dumai kini menggunakan sistem antrian untuk kendaraan angkutan barang dan CPO yang akan masuk menuju kawasan industri di Dumai, khususnya ke PT Pelindo I Cabang Dumai di Jalan Datuk Laksamana.

Sistem antrian yang dibuat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Barang Dinas Perhubungan tersebut berdasarkan imbauan PT Pelindo I Cabang Dumai. Mereka meminta kendaraan angkutan barang/CPO yang selama ini parkir di area pelabuhan untuk tidak lagi diperbolehkan parkir dalam area pelabuhan.
 
 
Plt Kepala Dinas Perhubungan Asnar. (Foto:Istimewa) 
 
Selain itu, menjelang akhir tahun jumlah kendaraan yang melintas akan mengalami peningkatan. Sehingga bisa menyebabkan over capacity, mengingat keterbatasan area dan fasilitas yang dimiliki UPT Terminal Barang.

Namun demikian, persoalan over capacity yang terjadi di UPT Terminal Barang dapat diatasi dengan bijak oleh penyelenggara Terminal Barang. Kepala UPT Terminal Barang Ramlan S.Sos sudah mengambil langkah tepat dengan menggunakan sistem antrian untuk mengatasi penumpukan maupun kemacetan.

“Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan angkutan barang maupun CPO, UPT Terminal Barang Dinas Perhubungan sebagai penyelenggara, membuat suatu Sistem Antrian berdasarkan perwakilan masing-masing dari pihak perusahaan,” ujar Ramlan, kemarin.
 
 
Terminal barang dan truk Dinas Perhubungan Kota Dumai. (Foto:Istimewa) 
 
Disebutkan, terdapat sembilan perwakilan perusahaan untuk melaporkan antrian tersebut, di antaranya PT Wilmar, PT Ivo Mas, PT Naga Mas, PT Astra, PT KLK, PT DPA, PT SAN, PT IPB dan PT Tebo. Sehubungan dengan keberadaan perusahaan tersebut, masing-masing sekarang sudah ditempatkan pada posisi yang telah tersedia di Terminal Barang.

“Dengan adanya sistem antrian tersebut, armada angkutan barang/CPO yang ada di Terminal Barang sekarang sudah bisa terorganisir oleh masing-masing perusahaan. Sehingga bisa terhindar dari penumpukan armada,” urai mantan Kepala Seksi Angkutan Dalam Trayek pada Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Dumai tersebut.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha UPT Terminal Barang Dimpos M Simanungkalit menambahkan, upaya peningkatan jumlah armada atau angkutan barang/cpo yang ada di terminal memberikan dampak positif juga bagi para pelaku usaha atau pedagang yang berada dalam terminal. “Tentu dengan ramainya angkutan, terminal jadi ramai pengunjung dan penjualan pedagang di dalam Terminal Barang otomatis akan meningkat,” kata Dimpos.
 
Terminal barang dan truk di Kota Dumai mulai menerapkan sistem antrian.(Foto:Istimewa)
 
Ditambahkan, UPT Terminal Barang bekerjasama dengan semua pihak terkait seperti Kamtibmas, seperti Babinsa dan Security yang semuanya berperan serta sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya masing-masing seperti keamanan, ketertiban, keselamatan dan pengaturan lalu lintas.

“Kordinator lapangan UPT Terminal barang Hadi Arjuna terus berkoordinasi dengan kami dan pihak terkait guna menjaga keberlangsungan keamanan dan ketertiban dalam Terminal Barang,” tukasnya. (advetorial Dishub Dumai)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus