Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Sport

Awalnya Dorongan Orangtua, Kini Fernanda EdiantoTorehkan Prestasi Internasional Lewat Karate

Senin, 22 Mei 2017

Fernanda (tengah) memenangkan medali emas di Bangkok. (Foto:Kiki/FokusRiau.Com)

MEDAN-Menggeluti dunia bela diri karate sejak masih duduk di bangku kelas 2 SD. Kini Fernanda Edianto (19), mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara stambuk 2016 ini mulai mengukir prestasi. Meski awalnyalelaki kelahiran Jakarta, 8 April 1998 tersebut awalnya tidak tertarik dengan karate, namun karena dorongan dan semangat orangtuanya kini Fernando merasakan manfaatnya. 

Fernanda meraih prestasi pertamanya sebagai juara 1 dan meraih medali emas saat masih duduk di bangku SD. Lelaki yang akrab disapa Nanda tersebut tidak lantas cepat berpuas diri. Nanda bertekad untuk terus berlatih dengan giat dan disiplin guna menorehkan prestasi yang lebih membanggakan. 

Dari prestasi itu membuat sang ayah antusias. Dukungan sang ayah ternyata mampu membantu Nanda untuk terus menghasilkan prestasi di bela diri karate. Kini hasil berlatih keras Nanda dibayar manis dengan deretan prestasi membanggakan. Nanda yang kini menyandang sabuk coklat pernah mengikuti pertandingan dalam negeri maupun luar negeri. 

Untuk pertandingan tingkat nasional, salah satu prestasi membanggakan Nanda berhasil meraih juara 1 di Kejurnasi Karate Piala Kapolri tahun 2015 yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat. Sementara untuk internasional, Nanda berhasil meraih juara 1 di ajang Thailand Open Karate Championship 2016 yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

Pemuda yang mengagumi atlit karate asal Sulawesi Selatan Faisal Zainuddin tersebut meraih prestasi terbarunya dengan Juara 3 Pekan Olahraga Nasiona XIX 2016 (PON) yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat. Nanda juga menjadi atlit termuda yang telah berhasil mengikuti PON, karena batas usia untuk mengikuti ajang olahraga tersebut adalah atlit berusia 18 tahun.

Faktor usia tidak membuat Nanda down untuk berjuang. Dia tetap optimis serta berusha keras agar memenangkan pertandingan tingkat Nasional yang bergengsi tersebut. Hasil kerja kerasnya di dalam pagelaran PON tersebut menjadikan Fernanda sebagai atlit karate pertama yang berhasil menghadiahi medali untuk Sumatera Utara. Hal ini tentu sangat membuat dirinya serta orang-orang disekitarnya sangat bangga akan prestasi menakjubkannya itu. (*kiki adi kesuma)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus