Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Ayah Ibunya Berkelahi, Bayi Ini Jadi Korban, Dibanting Sampai Kejang & Meninggal

Senin, 11 Februari 2019

Bayi malang ini akhirnya meninggal. (Foto:Nakita.id)

PEKANBARU-Gara-gara pertengkaran ayah dan ibunya, anak berusia dua tahun menjadi korban. Dia dibanting ayah tirinya hingga kejang-kejang dan mengalami panas tinggi. Sempat mendapat pertolongan, namun akhirnya nyawa sang bayi malang ini tidak tertolong.

Bayi malang tersebut meninggal, karena konflik kedua orangtuanya. Peristiwa tersebut terjadi di Depok, Jumat (8/2/2019). Ibu kandung bayi malang itu bertengkar hebat dengan ayah tirinya yang bernama Hary Kurniawan. Hary yang emosi melampiaskan kemarahannya pada sang bayi.

Ia ambil bayi tersebut kemudian membantingnya. Terang saja, si bayi langsung kejang-kejang kemudian sempat panas tinggi menyesuaikan kondisi tubuhnya yang sakit sampai akhirnya meningga dunia

“Pelaku bapak tirinya dan sudah ditangkap malam itu juga,” kata Kompol Suyud saat dikonfirmasi, Senin pagi ini.

Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus mengatakan, peristiwa itu bermula saat pasangan suami istri Hary Kurniawan (20) dan Eny (19) terlibat pertengkaran. Hary kesal dengan sang istri lalu melampiaskan emosinya dengan membanting bayi malang itu. “Setelah dianiaya ayahnya, sore itu juga korban alami panas tinggi dan kejang-kejang,” kata Firdaus.

Bayi itu sempat dilarikan ke rumah sakit tetapi setelah sampai di rumah sakit bayi tersebut sudah tak bernyawa. Menurut Firdaus, Hary dan Eni belum lama menikah. Saat menikah, pasangan itu sama-sama mempunyai anak dari pasangan mereka sebelumnya. “Pelaku punya anak berusia 3,5 tahun dan istrinya membawa anaknya yang berusia dua tahun," kata Firdaus.

Dikatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kasus itu. “Pelaku masih dalam pemeriksaan intensif. Sementara bayinya sedang divisum di RS Polri Kramatjati,” ujar Firdaus.

Bayi yang harusnya mendapat kasih sayang diusianya yang baru 2 tahun, justru menjadi korban tindak kekerasan. (*)








Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus