Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Ayo Kenali Tanda-tanda Busi Kendaraan Anda Mendadak Mati

Sabtu, 27 Januari 2018

Busi kendaraan mati masih mesin masih bisa bekerja. (Foto:Antara)

JAKARTA-Busi mobil tiba-tiba mati saat kendaraan tengah melaju. Hal ini tak jarang membuat pengendara merasa khawatir. Technical Leader Plaza Toyota Tendean Adit mengatakan, sebenarnya bila salah satu busi mati, kendaraan memang masih tetap bisa menyala dan digunakan seperti biasa. 

Hanya saja, performa mesin kendaraan terasa pincang lantaran busi 'cacat'. "Mesin agak goyang 'pincang'. Gejala mau lemah, tidak stabil. Kalau sudah seperti itu ya businya ada yang sudah mati," kata Adit.

Busi yang memiliki fungsi sebagai penghantar panas sejatinya bekerja untuk membakar campuran bahan bakar dan udara ke ruang pembakaran. Jika salah satu tidak bekerja, maka ruang pembakaran tidak berfungsi maksimal.

Jika terjadi demikian, maka mesin akan terasa pincang tapi bukan sebuah masalah serius. Namun, jika diajak berakselerasi maka performa menjadi kurang maksimal. "Ya tetap bisa jalan, tapi berpengaruh ke performa karena power-nya berkurang," ucapnya dikutip FokusRiau.Com dari cnnindonesia.com.

Untuk mencegah hal itu, Adit menyarankan pemilik kendaraan secara rutin melakukan perawatan berkali setiap mencapai 10.000 km. Sementara pergantian busi bisa dilakukan jika kendaraan mencapai 20.000 km.

"Tapi kalau kendaraan sekarang itu sudah iridium (businya). Per 100.000 km baru diganti. Kalau ridium tidak bisa distel dan dibersihkan juga," kata Adit sembari menegaskan, penggantian busi iridium harus dilakukan berkala. (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus