Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Bandara SSK II Pekanbaru Berhasil Gagalkan Pengiriman 31,3 Kg Kulit Satwa

Sabtu, 02 Juni 2018

Petugas Avsec Bandara SSK II menyerahkan kulit ular dan biawak kepada BBKSDA Riau. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II (Bandara SSK II) Pekanbaru, Riau menggagalkan upaya pengiriman paket berisi organ satwa. Dalam paket tersebut terdapat kulit ular dan kulit biawak dengan berat mencapai 31,3 kilogram.

Manager Umum Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait mengatakan, kulit ular dan biawak tersebut rencananya dikirim menuju Jakarta melalui jasa kargo maskapai Citilink. "Ada barang kiriman kargo yang tidak sesuai dengan pemberitahuan tentang isi berupa kulit hewan dengan nomor SMU 888-2159-9911," kata Jaya, Jumat kemarin di Pekanbaru.

Dijelaskan, pengungkapan berawal saat petugas curiga dengan barang kiriman sebanyak dua koli menggunakan maskapai Citilink dengan nomor penerbangan QG 937/CGK tujuan Jakarta. Sesuai keterangan yang tertera pada paket tersebut, barang kiriman terbungkus rapi itu berisi kain.

Belakangan, petugas Aviation Security (Avsec) atau keselamatan penerbangan yang mengoperasikan mesin X-Ray curiga ketika melihat tampilan layar. "Operator X-Ray mencurigai adanya tampilan layar salah satu kiriman barang yang diperiksa milik ekspedisi J & T terebut," ujarnya.

Selanjutnya, petugas memeriksa kiriman itu secara manual. Ternyata, dalam paket tersebut ditemukan tumpukan kulit ular dan kulit biawak. Avces telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terkait temuan tersebut. Pada hari ini juga, dia mengatakan kulit ular dan biawak itu langsung diserahkan ke BKSDA Riau.

Kepala Teknis KSDAE BBKSDA Riau Mahfud mengatakan pihaknya tengah menelusuri pengirim organ satwa tersebut. Dia mengatakan saat ini jajarannya masih terus berkoordinasi dengan otoritas Bandara SSK II Pekanbaru. (*)
 
 
 

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber : Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus