Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Banjir Bandang Kota Padang Telan Kerugian Rp263,9 M

Sabtu, 28 Juli 2012


PADANG-Banjir bandang disertai lumpur dan batang kayu yang melanda Kota Padang, Selasa lalu, telah memporak porandakan sejumlah infrastruktur, mulai jembatan, jalan, irigasi, perumahan, sekolah dan kawasan pertanian, ternak serta perkebunan. Banjir menghantam empat kecamatan di Kota Padang, yakni Kecamatan Nanggalo, Kuranji, Pauh dan Lubuk Begalung.

Data kerusakan akibat banjir bandang yang dilansir Pemko Padang, meliputi kerusakan bidang infrastruktur (jembatan) yaitu, Jembatan Koto Panjang yang hanyut dengan kerugian Rp7,2 miliar, Jembatan Gantung Batu Busuak hanyut dengan kerugian Rp12,6 miliar serta Jembatan Kampus Unand rusak berat dengan nilai kerugian Rp3,6 miliar," papar Walikota Padang, H Fauzi Bahar, Jumat (27/7).

Sementara itu, kerusakan juga terjadi pada Jembatan Gunung Nago rusak berat dengan nilai kerugian Rp14,4 miliar, Jembatan Sako yang rusak berat dengan kerugian Rp4,32 miliar, Jembatan Padang Besi bagian bawah rusak senilai Rp 1,8 miliar, Jembatan Sarasah yang hanyut dengan nilai kerugian Rp5,1 miliar dan Jembatan Timbalun rusak berat dengan nilai kerugian Rp3,6 miliar. Dengan demikian, total kerugian kerusakan jembatan mencapai Rp54,42 miliar.

Dikatakan, kerusakan infrastruktur jalan meliputi Jalan Koto Panjang Limau Manis, Jalan Kampung Baru, Jalan Limau Manis, Jalan Cupak Tangah–Bandar Buat, Jalan Harka Sarai Permai, Jalan Sawah Liek, Jalan Perum Banda Gadang Permai, Jalan Siteba Gurun Laweh, Jalan Perum Griya Permata 2 Banda Gadang, Jalan Timbalun, Jalan Kalampayan, Jalan Ulak Karang (Wisma Indah 1), Jalan Inspeksi Banjir Kota Padang, Jalan Komp. Lubuk Gading Permai, Jalan Tunggul Hitam-Parak Jambu, Jalan DPR Tunggul Hitam dan Jalan Inspeksi Linggar Jati dengan total kerugian sebesar Rp30,175 miliar.

Sedangkan kerusakan bidang instruktur sungai menelan kerugian sebesar Rp135 miliar, meliputi Sungai Batang Limau Manis, Sungai Timbalun, Sungai Sarasah, Sungai Batang Gayo, Sungai Batang Baringin, Sungai Batang Kuranji, Sungai Batang Arau, Sungai Batang Air Dingin, Sungai Batang Balimbing, dan Sungai Batang Kandis.

Untuk bidang infrastruktur irigasi yang mengalami kerusakan berat, hanyut dan elevasi turun dengan total kerugian Rp33,5 miliar meliputi Irigasi Limau Manis, Irigasi Banda Duku, Irigasi Ulu Gadut, Free Intake Irigasi Bandar Kampus, Free Intake Irigasi Bandar Cupak, Saluran Primer D.I Gunung Nago Kanan, dan Chek Dam Gunung Nago.

"Banjir juga membuat tiga sekolah rusak, umumnya kerusakan mobiler, buku pustaka, komputer dan pagar roboh, yang melanda SD 17 Gurun Laweh, SD 19 Beringin, SMA 12 Padang dengan total nilai kerugian mencapai Rp9,2 miliar," papar Fauzi Bahar.

Untuk kerusakan bidang pertanian, perkebunan, pertenakan dan kehutanan meliputi lahan sawah dan holtikultura seluas 146 Ha, sapi sebanyak 22 ekor, kambing 12 ekor, itik 100 ekor, ayam 285 ekor, lahan gembala 1 Ha, kandang ternak 6 unit, dengan total kerugian mencapai Rp5,54 miliar.

Selanjutnya, data kerusakan pemukiman, di Kecamatan Pauh sebanyak 64 rumah rusak berat, 48 rumah rusak ringan, 17 rumah rusak ringan, satu mushalla rusak ringan dengan total kerugian Rp580 Juta. Di Kecamatan Lubuk Kilangan terdapat 39 rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, 167 rumah rusak ringan, satu kantor rusak berat, dua masjid rusak sedang, satu mushalla rusak ringan dengan total kerugian Rp1,44 miliar.

Di Kecamatan Lubuk Begalung tedapat empat rumah rusak berat, empat rumah rusak sedang, 161 rumah rusak ringan dengan total kerugian Rp900 Juta. Di Kecamatan Nanggalo satu rumah rusak berat, 53 rumah rusak ringan, masjid dan mushalla delapan rusak berat dan empat rusak ringan. 

Di Kecamatan Bungus Teluk Kabung terdapat eman rumah rusak berat dengan kerugian Rp300 Juta, dan di Kecamatan Padang Timur 18 rumah rusak sedang dengan nilai kerugian Rp360 Juta. Jadi, total kerugian yang diakibat banjir bandang tersebut, baik bidang infrastuktur, pemukiman dan pertanian mencapai Rp263.990.050.000. (so/deb)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus