Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Banjir Meluas, Tujuh Desa di Sei Lala Mulai Terisolasi

Rabu, 05 Desember 2012


SEI LALA-Banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Indragiri Hulu semakin meluas. Saat ini, banjir tidak hanya merendam pemukiman warga dan fasilitas umum seperti sekolah dan areal perkantoran, tetapi juga sudah mulai merusak infrastruktur jalan dan jembatan.

Informasi yang diperoleh FokusRiau.Com menyebutkan, sekarang tujuh desa di Kecamatan Sei Lala mulai terisolasi akibat banjir sepekan terakhir. Ketujuh desa itu adalah Desa Kuala Lala, Desa Pasir Kelampaian, Desa Pasir Batu Mandi, Desa Pasir Selabau, Desa Pasir Bongkal, Desa Tanjau Danau dan Desa Morong.

Banjir dengan ketinggian 50 - 100 centimeter tersebut sekarang sudah memutus akses jalan menuju wilayah tersebut. Sementara jalan dan jembatan di desa itu juga mulai rusak parah akibat digerus banjir. Tidak hanya itu, ratusan hektare lahan pertanian dan perkebunan warga juga porak poranda, begitu juga dengan binatang ternak milik warga yang sekarang mulai diungsikan.

Sedangkan 209 jiwa kini sudah mengungsi ke tempat keluarga terdekat dan ke rumah tetangga yang aman dari banjir. ôSejak sepekan terakhir, hujan deras berkepanjangan mengguyur Kecamatan Sei Lala. Akibatnya, masyarakat yang mengungsi terus bertambah. Tahun ini merupakan banjir terparah sejak lima tahun terakhir di Inhu," kata Camat Sei Lala, M. Solkan ketika dihubungi, Rabu (5/12).

Menurutnya, ada tujuh desa di Kecamatan Sei Lala yang saat ini mulai terisolasi, akibat infrastruktur jalan dan jembatan menuju lokasi itu putus setelah diterjang banjir. Sekarang bantuan yang telah diterima masyarakat dari Pemkab Inhu melalui Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (Satlak PBPP) berupa beras miskin (Raskin) sebanyak 5 ton dan telah dibagikan kepada 495 keluarga yang terkena banjir, dimana masing-msing keluarga menerima 0,4 kg.

Disebutkan, piihaknya melakukan berkoordinasi dengan pihak upika kecamatan dan Satlak PBPP Inhu terkait persoalan banjir ini. Pihaknya mengimbau warga untuk lebih waspada terhadapo kemungkinan banjir susulan, mengingat daerah tersebut berada pada daerah aliran Sungai Indragiri.

Di tempat lain, banjir juga sudah merendam tiga sekolah dasar negeri, yakni SDN 05 Desa Batu Mandi, SDN 08 dan SDN 10 Desa Morong. Akibatnya proses belajar mengajar di dua desa itu terhenti dan satu unit poliklinik desa (Polindes) sekarang juga ikut terendam.

Upika Kecamatan Sei Lala mencatat, 493 rumah dengan 2.477 jiwa penghuni terisolasi. Sedangkan jalan yang terputus mencapai 7,3 km dan tiga jembatan serta 28 hektare sawah porak poranda. Bukan hanya masyarakat yang mengungsi, sebanyak 49 ekor sapi, 205 ekor kambing dan 1.175 ekor ayam juga sudah diungsikan. (jef)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus