Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Bank Riau Kepri Teken MOU Kas Keliling untuk Masyarakat Pulau Terpencil dan Terluar

Rabu, 09 Agustus 2017

Penandatanganan MoU kerjasama BRK dan BI Perwakilan Kepri. (Foto:Istimewa)

BATAM-Bank Indonesia Perwakilan Kepri menggandeng Bank Riau Kepri untuk meningkatkan pelayanan kas keliling bagi masyarakat pulau Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) di Kepulauan Riau pada pilot project BI. Ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat pulau terpencil dan terluar.

Hal itu terungkap pada acara pelepasan KRI Teluk Sabang 544 dan Tim Ekspedisi Layanan Kas Keliling, Edukasi Publik serta PSBI ke Pulau 3T sekaligus penandatanganan MoU Pilot Project BI Jangkau di Pelabuhan Beton Batu Ampar Batam, Selasa (8/8/2017). Hadir Gubernur Kepri DR. H. Nurdin Basirun dan pimpinan BI Perwakilan Kepri serta Dirut BRK Irvandi Gustari. 

Dalam kerjasama tersebut, nantinya akan didistribusikan uang dan layanan penukaran uang rupiah untuk masyakat pulau terluar, terpencil dan tertinggal (Pulau Jemaja, Tarempa, Sekatung/Laut, Natuna dan Subi) seperti tertuang dalam MoU yang ditandatangani Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putra dan Direktur Operasional Denny M. Akbar disaksikan Gubernur Kepulauan Riau DR. H. Nurdin Basirun. Sebelumnya, BI telah melakukan kerjasama dengan Bank Riau Kepri terkait kas titipan untuk wilayah Ranai Natuna.

Gusti Raizal mengatakan, sesuai amanat UU No.7 tahun 2011 bahwa setiap pelaksanaan kegiatan transaksi diwilayah NKRI wajib menggunakan mata uang rupiah. “Kita tidak ingin dalam wilayah NKRI berdaulat mata uang yang beredar adalah mata uang negara lain, pengalaman lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan ke negara lain ternyata salah satunya karena mata uang yang dibelanjakan masyarakat menggunakan mata uang Ringgit. Kita tidak mau hal ini terjadi lagi," tukasnya.

Sementara itu, Komandan Lantanal IV TNI AL Laksmana Pertama Ribut Eko Prasetyo mengatakan, hakekatnya kegiatan ini dapat mensukseskan kebijakan pemerintah khususnya bidang pemerataan pembangunan program selaras dengan tugas pokok TNI AL, seperti tercantum UU NO.34 tahun 2004 tentang TNI.

Gubernur Kepulauan Riau mengatakan, Kepri merupakan beranda terdepan keutuhan ekonomi dan kedaulatan NKRI. "Kami atas nama Pemprov Kepri mengucapkan terima kasih atas kerjasama BI dan TNI AL serta Bank Riau Kepri dalam mendistribusikan uang rupiah dan layanan penukaran uang kepada masyarakat di pulau-pulau terluar dan terpencil. Semoga hal ini dapat meningkatkan pemahamam masyarakat terhadap mata uang rupiah serta meningkatkan ekonomi masyarakat," tukasnya.

Pada kegiatan ini, BI Perwakilan Kepri memberikan bantuan sosial berupa mesin genset untuk masyarakat pulau terluar yang dikunjungi KRI Teluk Sabang 544. (rls/syafriadi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus