Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Batam Luncurkan Magnum, Sepeda Motor Listrik Ramah Lingkungan dengan Harga Terjangkau!

Kamis, 07 Desember 2017

Peluncuran sepeda motor Magnum di Batam. (Foto: Indra/FokusRiau.Com)

BATAM-Inovasi baru muncul dari Kota Batam, Kepulauan Riau. Sepeda motor tanpa bahan bakar dan ramah lingkungan dengan harga relatif murah diluncurkan ke masyarakat. Untuk tahap pertama, sepeda motor yang diberi nama Magnum tersebut sudah terjual habis sebanyak 500 unit.

Magnum adalah Model tranportasi roda dua dari Tiongkok yang ramah lingkungan dan diproduksi di Batam dengan kandungan 40 persen muatan lokal. Ramah lingkungan karena tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Untuk menggunakannya, Magnum hanya membutuhkan Baterei yang dicharge dengan energi listrik. Ada empat serie Magnum yang tersedia. Antara lain  Magnum Legend, Magnum Scoopy, Magnum Prince dan Magnum Tricycle. Harga jualnya relatif terjangkau, berkisar antara Rp 8 sampai Rp 12 juta, Magnum bisa dijadikan alternatif berkendaraan roda dua di Batam. Peluncuran Motor Listrik (Molis) Magnum dari PT. Magnum Molis Indonesia ini dilaksanakan  di Komplek Citra Indah, Batam Centre, Batam, Kamis (7/12/2017).

Owner Magnum Cahya berharap, kendaraan ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat kota Batam untuk mendapatkan kenyamanan dalam berkendara. Terutama bagi karyawan, pelajar dan  ibu rumah tangga, karena motor ini tidak  bisa dipakai untuk kebut-kebutan.

"Dari segi safety itu lebih aman. Bengkel resminya ada di sini, pabriknya juga ada di sini dan ada garansi lho selama dua tahun," ujar Cahya.

Dijelaskan, sebelum launching untuk warga perumahan sudah terjual 100 lebih, pada hari ini, sudah 300 lebih yang  terjual. Konsumen berasal dari berbagai pihak, diantaranya PLN Bright Batam memesan 100 unit, Ahak, bos galangan kapal juga mengambil 100 unit dan yang lain-lainnya.

"Motor listrik sangat murah dibandingkan dengan sepeda motor berbahan bakar bensin (premiun). Jika biasanya kita menggunakan sepeda motor dengan BBM Bensin mungkin per bulannya butuh Rp300-400 ribu, kalau dengan Motor listrik ini jauh lebih murah, hanya Rp 50 ribu saja per bulannya,” ulas Cahya.

Sedangkan Mantan Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto yang diundang ke acara peluncuran motor listrik mengapresiasi, motor listrik Magnum bisa digunakan salah satu transportasi bagi masyarakat kota Batam dan kabupaten/kota di provinsi Kepri.

"Kehadiran Magnum ini tentu saja menjadi alternatif bagi warga Kepulauan Riau berkendaraan lebih hemat dan efisien. Kecepatan motor ini tidak lebih besar dari sepeda motor biasanya, jadi tidak bisa ngebut lah,” ujarnya, disela-sela peluncuran Magnum Molis di Batam.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Kepri ini mengatakan banyak kelebihan sepeda motor dengan energi dari baterai itu. Selain efisien juga tidak perlu khawatir tersetrum kendati terendam di dalam air. Sepeda motor ini sudah di uji type. Ada tujuh type yang sudah di uji, dan sudah memiliki sertifikat uji type.

“Jangan kuatir karena pakai tenaga litrik lalu terkena air, tidak akan tersentrum. Karena sepeda motor ini sudah di uji coba. Sudah profesional dilakukan, tidak mudah memang. Satu kali, dua kali, tiga kali gagal, sampai akhirnya memenuhi syarat, selain itu sudah terbit juga STNK-nya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah juga  mendukung kehadiran motor listrik tersebut. Katanya, kegiatan ini akan mendukung kawasan industri dan akan menjadikan Batam menjadi kota hijau.

“Tapi tetap ada ketentuannya, seperti biaya masuk dan biaya PPN. Kita akan mendukung apakah nanti dari segi kelancaran proses dan akan mempromosikan sepeda motor listrik ini,” ungkap Lukita.

Acara peluncuran Magnum ini dihadiri sejumlah pejabat dan pengusaha  di Kepri. Diantaranya tampak terlihat  Presdir PT Sat Nusapersada Abidin, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah, mantan Dirjen Perhubungan Darat yang juga mantan Kapolda Kepri Pudji Hartanto.

Selain itu juga Ketua Apindo Karimun Dwi Untung serta anggota DPRD Kota Batam Budi Mardiyanto, Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Putu Bayu dan beberapa pengusaha lainnya.  Pada kesempatan ini juga ditandatangani MoU Pihak Magnum Indonesia dengan sejumlah pengusaha dan perusahaan baik dari pulau Batam, Bintan dan Karimun (BBK). (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus