Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Politik

Bawaslu Pekanbaru Temukan 1.956 Nama Pemilih Ganda dalam DPT

Rabu, 12 September 2018

Bawaslu temukan ribuan data pemilih ganda di Pekanbaru. (Foto:Ilustrasi)

PEKANBARU-Koalisi Prabowo-Sandiaga menemukan 6,8 juta pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) peserta Pilpres 2019. KPU dan Bawaslu kini tengah mengkaji untuk meminimalisir pemilih ganda yang bisa disalahgunakan tersebut.

Dalam telaahan, Bawaslu Kota Pekanbaru menemukan sedikitnya 1.956 nama ganda dalam DPT. Hal ini ditemukan usai KPU menetapkan jumlah DPT di Pekanbaru berjumlah 3,62 juta pemilih.

"Ini hasil pemeriksaan ulang Bawaslu terhadap DPT yang telah ditetapkan KPU, setelah Bawaslu RI mengeluarkan rekomendasi penundaan rapat pleno rekapitulisasi DPT secara nasional," kata Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Pekanbaru Rizqi Abadi di Pekanbaru, Selasa (11/9/2018).

Sebelumnya, Bawaslu RI telah menemukan nama ganda sebanyak 131.363 orang dari 76 kabupaten dan kota yang menjadi sampel dari pencermatan.

"Hasil pencermatan yang dilakukan juga menemukan adanya data yang tidak memenuhi syarat setelah penetapan DPT Pemilu 2019 sebanyak 1.956 nama. Hal itu sudah direkomendasikan ke KPU untuk dihapus," katanya.

Rizqi menyebutkan, hasil pencermatan bersama antara PPS dan PPL di tingkat kelurahan yang pelaksanaannya hingga Senin (10/9), pihaknya menemuka data kegandaan tersebut.

Menurut Rizqi, data yang ditemukan itu dikategorikan ganda K-1, K-2, dan K-3. Dia menjelaskan, Ganda K-1 identik semua elemen, baik nama, nomor kartu keluarga, nomor identitas kependudukan, tanggal lahir, maupun alamat. "K-2 ada beberapa elemen yang tidak sama tetapi orangnya sama," katanya. (*)


 
 
 

Penulis: Andi Affandi
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus