Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Baznas Siak Salurkan Zakat Rp1,6 Miliar, Bahagiannya Hadin Usai Terima Zakat

Minggu, 03 Juni 2018

Hadin salah seorang penerima zakat konsumtif. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

SIAK-Wajah senang dan senyum sumringah terpancar dari wajah Hadin Suriana. Lelaki 70 tahun yang merupakan warga Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau tersebut merupakan satu dari 143 mustahik penerima zakat konsumtif yang disalurkan Baznas Siak.

"Alhamdulillah, kami sangat senang diberi bantuan zakat, berupa beras, sembako, dan uang. Mungkin ini berkah bagi orang yang berpuasa," kata Hadin di Masjid Raya Sultan Abdul Jalil Rachman Syah Lubuk Dalam, Selasa siang. 

Dituturkan, bantuan zakat konsumtif berupa sembako dan uang tunai  sebanyak  Rp1 juta dengan rincian Rp500 ribu bentuknya sembako, dan sisanya uang tunai. Akan di gunakannya untuk ke butuhan sehari hari. Apa lagi di bulan puasa ini harga kebutuhan pokok mulai naik.

Hadin mengaku masih memiliki tanggungjawab memenuhi kebutuhan dua orang anaknya yang masih duduk di bangku sekolah. Ia yang berasal dari Tasik Malaya Jawa Barat itu, berada di Rawang Kao sejak tahun 1986 yang memiliki harapan tahun depan menjadi muzaki. "Harapan saya, insya Allah tahun depan bisa jadi muzaki, tidak lagi sebagai mustahik," sebutnya.

Hadin yang sudah dua kali menerima bantuan zakat itu, mengapresiasi kerja pengurus Upz kampungnya, yang sangat objektif dalam menentukan mustahik. "Saya lihat cara kerja pengurus unit pengumpul zakat (Upz) sangat bagus, tidak pilih-pilih orang dan kami cukup puaslah," ungkapnya.

Pendistribusian zakat tahap II ini dengan pola konsumtif, yang akan di salurkan kepada 1.962 orang mustahik di 14 kecamatan se-Kabupaten Siak dengan total penyaluran Rp1,6 miliar. Ketua Baznas Kabupaten Siak M Rasyid Suharto mengatakan, pengelolaan dana zakat harus benar, dikelola dengan baik dan disalurkan dengan transparan. "Zakat harus ditujukan kepada delapan asnaf sesuai syariat,  ini yang tidak boleh dilanggar," ujarnya.

Untuk Baznas Siak, sudah di audit mulai tahun 2014 hingga 2016, sementara tahun 2017 auditnya sedang berjalan. "Kami sudah mulai diaudit sejak tahun 2014 sampai 2016, dan tahun 2017 sedang berjalan. Kami juga memiliki struktur organisasi yang jelas dan audit internal, kemudian diaudit oleh inspektorat kabupaten dan Kantor Akuntan Publik (KAP)," tukasnya. (*)



Penulis: Satria Donald
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Humas


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus