Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyeludupan 5 Kg Sabu dari Batam, Pemilik Kabur

Sabtu, 09 Juni 2018

Petugas Bea Cukai Dumai amankan 5 kg sabu, Jumat kemarin. (Foto:Riaupos)

DUMAI-Upaya penyeludupan narkoba terus terjadi di Kota Dumai, Riau. Kali ini penyeludupan dilakukan melalui jalur transportasi laut dengan memanfaatkan padatnya arus mudik Idul Fitri. 

Alhasil, enam paket sabu seberat 5 kg diduga diseludupkan dari Batam menggunakan kapal ferry, Jumat kemarin berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Dumai. Meski demikian, pemilik barang haram tersebut tidak berhasil ditemukan. Diduga, pemiliknya langsung kabur saat petugas menemukan paket sabu yang terdeteksi X-ray di Pelabuhan Pelindo Jalur Internasional.

Informasi yang diperoleh menyebut, pukul 16.45 WIB kapal ferry dari Batam tiba di pelabuhan penumpang Dumai-Malaysia  (jalur internasional) PT Pelindo I Dumai. Selanjutnya pukul 16.50 WIB kapal menurunkan penumpang. Seluruh penumpang dan barang bawaan menuju ke dalam terminal dengan harus melalui pemeriksaan X-ray. 

Bea Cukai Dumai bersama aparat keamanan melaksanakan pengamanan dan pengawasan terhadap kedatangan penumpang. Mereka menemukan dua tas ransel yang terpantau mesin X-ray. Dalam ransel diduga ada bungukusan narkoba jenis sabu-sabu. Selanjutnya dua tas ransel itu diamankan, namun pemilik tas ransel tidak ditemukan. Diduga pemilik meninggalkan tas pada saat tas memasuki mesin X-ray.

Saat ini lima paket sabu diamankan di kantor KPPBC Dumai. Petugas terlihat hilir mudik keluar masuk ruangan penyidikan.

Petugas sudah berkoordinasi dengan Polres Dumai. Kasatnarkoba Polres Dumai langsung memimpin pengembangan kasus penyeludupan narkoba tersebut. Sejauh ini, KPPBC Dumai belum memberikan keterangan resminya terkait tangkapan diduga sabu seberat 5 kg tersebut. 

Kapolres Dumai AKBP Restika mengatakan, Bea Cukai sudah berkoordonasi dengan pihaknya. Namun untuk keterangan resmi dan rilis temuan sabu itu bakal di lakukan BC Dumai.  “Memang pengembangan dilakukan bersama, tapi untuk keterangan lebih lanjut BC Dumai yang menjelaskan,” ujarnya. 

Humas Bea Cukai Dumai Khairul Anwar mengaku belum bisa memberikan keterangan.  Untuk diketahui Dumai memang menjadi jalur favorit penyeludupan narkoba. Namun biasanya Dumai hanya jadi tempat transit sebelum sabu itu diedarkan di Medan, Pekanbaru bahkan Jakarta. Itu terbukti dengan beberapa kali penangkapan sabu dengan jumlah besar di Dumai. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Riaupos


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus