Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Begini Cara Bertaubat Bagi Pelaku Zina, Doa dan Waktu Melaksanakan

Selasa, 03 Desember 2019

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

PEKANBARU-Cara taubat bagi pelaku zina penting dikenali dan dipraktikkan dengan tepat, agar dapat diterima Allah SWT. Taubat nasuha bagi pelaku zina biasanya diterapkan dengan melaksanakan salat.

Salat taubat nasuha bagi pelaku zina merupakan salat sunnah yang dilakukan, untuk memohon pengampunan dari Allah SWT atas segala dosa maupun kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. Allah SWT sangat menyukai muslim yang benar-benar bertaubat dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat. 

Melihat pentingnya bertaubat, seorang muslim wajib tahu cara taubat nasuha pelaku zina yang benar, lengkap dengan niat, bacaan, doa, waktu dan keutamaannya. Berikut cara taubat nasuha pelaku zina yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (3/12/2019).

1. Mengenal tentang Taubat Nasuha
Sebelum mengenal taubat nasuha pelaku zina, ada baiknya untuk mengenal terlebih dahulu apa itu taubat nasuha. Taubat nasuha merupakan sholat sunnah yang dilakukan untuk memohon pengampunan dari Allah SWT atas segala dosa maupun kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat selama hidup.

Salat taubat nasuha juga disebut dengan sholat istighfar atau sholat minta ampun. Dasar hukum yang menganjurkan orang untuk menjalankan sholat taubat nasuha ini ada pada Al-Qur’an dalam surat At-Tahrim ayat 8, yang artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

Allah sangat menyukai umat Muslim yang benar-benar bertaubat dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat. Seperti yang difirmankan dalam Al-Baqarah 2:22, yang artinya: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri."

Melalui ayat-ayat ini bisa disimpulkan bahwa, sebaik-baiknya manusia di hadapan Allah SWT bukan mereka yang tidak pernah berbuat salah, tapi bila mana orang tersebut berbuat kesalahan langsung bertaubat kepada-Nya.

2. Waktu yang Dianjurkan untuk Taubat Nasuha
Taubat merupakan perbuatan yang tidak dapat diundur atau ditunda-tunda. Karena itu, jika seorang muslim telah melakukan dosa dan maksiat, segeralah untuk bertaubat. Salah satunya adalah dengan melakukan cara taubat nasuha pelaku zina.

Salat taubat dapat dilakukan kapan saja, baik itu siang maupun malam. Namun, ada waktu pelaksanaan salat taubat nasuha yang haram dikerjakan seperti:

1. Mulai dari terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
2. Saat terbit matahari hingga matahari naik sepenggalah.
3. Saat matahari persis di tengah-tengah hingga terlihat condong.
4. Mulai dari sholat Ashar hingga matahari tenggelam.
5. Ketika menjelang matahari tenggelam hingga benar-benar sempurna tenggelamnya

Sementara sebagian ulama menyatakan, waktu pelaksanaan sholat taubat nasuha yang utama adalah pada sepertiga malam atau selama sholat tahajud dilaksanakan.

Disukai Allah SWT
Allah berfirman dalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 222, yang artinya :

“Sungguh, Allah sangat menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al Baqarah ayat 222).

Diampuni Allah SWT
Rasulullah bersabda: “Tiada seorang pun yang berdosa kemudian ia berwudhu lalu mengerjakan sholat (Sholat taubat) serta memohon ampun kepada Allah melainkan ia akan diampuni oleh-Nya.”

Dimasukkan ke Surga oleh Allah SWT
Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah At Tahrim ayat 8, yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nasuha. Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (QS. At-Tahrim ayat 8).

Didoakan Malaikat
Allah berfirman dalam Al Quran surah Al Mu’min ayat 7, yang artinya:

“Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan (agama)-Mu dan peliharalah mereka dari azab neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mu’min ayat 7).

3. Niat Taubat Nasuha Pelaku Zina
Niat sholat taubat adalah dengan menghadirkan keinginan untuk taubat dari berbagai kesalahan terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan berwudhu dan melaksanakan sholat 2 rakaat.

Untuk menegaskan kembali, bisa di lafazkan dengan lafaz yang telah diajarkan oleh para ulama, dengan membaca niat seperti berikut:

Ushalli Sunnatat Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala.

Artinya: "Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah."

Cara taubat nasuha pelaku zina sama seperti sholat sunnah pada umumnya. Sholat taubat nasuha dilkaukan sebanyak dua rakaat dengan sekali salam. Boleh dilakukan dua rakaat, empat rakaat, atau enam rakaat.

Kamu bisa memperpanjang sujud terakhir untuk secara khusus bermunajat dan mengakui segala dosa serta memohon ampunan dengan segala kerendahan diri di hadapan Allah SWT.

“Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.”(HR. Muslim).

Cara taubat nasuha pelaku zina sebaiknya dikerjakan secara sendirian. Sholat taubat nasuha merupakan sholat nafilah yang tidak disyariatkan untuk dikerjakan secara berjamaah.

Sebagaimana yang disebutkan dalam hadist, hendaknya sebelum melaksanakan sholat taubat didahului dengan bersuci dengan baik. Disunnahkan untuk mandi besar sebelum melakukan shalat taubat.

Berikut cara taubat nasuha pelaku zina yang perlu diperhatikan secara runtut:
1. Membaca niat sholat taubat nasuha.
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca doa iftitah (sunnah).
4. Membaca suart Al-Fatihah.
5. Membaca surat dari Al-Qur’an.
6. Rukuk (membaca tasbih rukuk tiga kali).
7. I’tidal (membaca doa I’tidal).
8. Sujud (membaca tasbih sujud tiga kali).
9. Duduk di antara dua sujud (membaca dia ‘robbighfirlii warhamnii…’)
10. Sujud kedua. (membaca tasbih sujud tiga kali).
11. Bangun melanjutkan rakaat kedua seperti urutan di atas sampai yang ke 10.
12. Tasyahud akhir (membaca tasyahud akhir).
13. Salam.
14. Berdoa mohon ampunan.

Doa Salat Taubat Nasuha Pelaku Zina
Sebagai penyempurna dari amalan sholat taubat, maka ada baiknya memperbanyak membaca istighfar. Meminta ampun dengan istighfar ini ada baiknya pula di sertai dengan dzikir-dzikir menyebut asma-Nya.

Astaghfirullahal Ladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyuumu Wa Atuubu Ilaihi.

Artinya: “Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”

Bacaan istighfar ini hendaknya diucapkan sebanyak 100 kali sambil diresapi artinya dalam hati dengan setulus-tulusnya.

Memperbanyak membaca tasbih:

Subhanallahi Wa Bihamdihi.

Artinya “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

Setelah itu baru membaca doa sholat taubat nasuha seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berikut ini:

Allahumma Anta Robbii Laa Ilaaha Illaa Anta, Kholaqtanii Wa Ana ‘Abduka Wa Ana ‘Ala ‘Ahdika Wa Wa’dika Mastatho’tu. A’udzu Bika Min Syarri Maa Shona’tu, Abuu-U Laka Bini’matika ‘Alayya, Wa Abuu-U Bi Dzanbii, Faghfirlii Fainnahuua Laa Yaghfirudz Dzunuuba Illa Anta.

Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yg telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yg dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yg telah aku lakukan.”

Mengenai doa tersebut, Rasulullah SAW pernah bersabda, yang artinya:

“Barangsiapa mengucapkannya (sayyidul istighfar) di siang hari dalam keadaan yakin dengannya kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari, maka dia termasuk penduduk syurga. Dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam hari dalam keadaan dia yakin dengannya, kemudian dia mati sebelum subuh maka dia termasuk penduduk syurga.” (HR. Al-Bukhari)

Setelah mengerjakan sholat taubat nasuha ini, kamu disarankan untuk melakukan berbagai amal kebaikan. Selain tidak mengulangi maksiat dan dosa seperti dulu, bentuk amal kebaikan yang paling utama setelah mengerjakan sholat taubat adalah dengan sedekah.

Karena dengan sedekah, merupakan sebab terbesar terhapusnya dosa-dosa seseorang. Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Alquran surat Thaha ayat 82 yang artinya: “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (*)


 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Liputan6.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus