Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Begini Kiat Aman Menjalankan Ibadah Puasa bagi Penderita Diabetes

Rabu, 08 Mei 2019

Ilustrasi makan sehat. (Dok. Milo)

PEKANBARU-Umat Islam memang diwajibkan untuk berpuasa. Namun, ada pengecualian untuk mereka yang menderita sakit, termasuk bagi penderita diabetes atau kencing manis. Kendati begitu,  sebagian penyandang diabetes (diabetesi) memutuskan untuk tetap melakukan puasa. 

Agar ibadah puasa tidak memperburuk kondisi penyakit, penyandang diabetes sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter untuk memastikan kondisi penyakitnya terkendali. Idealnya pemeriksaan dilakukan satu atau dua bulan sebelum puasa. 

Mereka yang boleh berpuasa adalah yang risiko penyakitnya rendah, yakni kadar gula darah HbA1C-nya selalu baik dan selalu terkontrol. Menurut Dr Satish Koul, puasa bagi penderita diabetes membuat mereka berisiko mengalami kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), terlalu tinggi (hiperglikemia), dehidrasi, dan komplikasi lain. 

"Selama berpuasa, sistem tubuh kita mengalami banyak hal dan itu tergantung pada durasi puasa yang kita lakukan secara berkelanjutan," ucap Koul. 

Jika periode puasa lebih lama dari 12 jam, risiko mengalami penurunan dan peningkatan glikogen (cadangan glukosa). Sebagian besar pasien yang melakukan puasa berada kondisi tubuh yang rendah glikogen saat sore hari, di mana ketogenesis terjadi. 

Penting untuk memilih menu yang sehat saat berbuka puasa dan melakukan pemeriksaan kadar gula secara rutin. Memahami identifikasi gejala gula darah tinggi dan terlalu rendah juga sangat penting selama puasa. 

Kondisi ini memiliki gejala berkeringat, gemetar, berdebar, kesemutan pada lidah dan bibir. Penderita diabetes uga berisiko mengalami hiperglikemia (kadar gula berlebih) saat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis setelah berbuka dengan gejala terus merasa lapar, haus, dan sering buang air kecil. (*) 





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Kompas.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus