Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Begini Solusi Pakar Transportasi Untuk Mengatasi Macet Saat Mudik di Sumbar

Minggu, 10 Juni 2018

Macet di jalur Bukittinggi-Padang. (Foto:Kaba12)

PADANG-Pakar Transportasi Publik Universitas Andalas (Unand) Padang Dr. Yossyafra mengungkap lima solusi dalam mencegah terjadinya kemacetan saat mudik Lebaran di jalur Padang-Bukittinggi, Sumbar.

"Kemacetan saat mudik lebaran biasanya terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan mendekati daya tampung jalan. Solusi pertama, dengan meningkatkan kapasitas jalan," ujarnya, kemarin di Padang.

Dikatakan, tidak ada cara lain untuk meningkatkan kapasitas jalan dengan melakukan pelebaran di sisi kiri dan kanan. Namun, karena waktu sudah tidak memungkinkan dan butuh biaya besar ada alternatif, yaitu melakukan pengerasan bahu jalan.

Langkah kedua, menghilangkan gangguan samping, seperti pemakaian jalan untuk parkir kendaraan, pasar tumpah, hingga hal-hal lain yang menyebabkan lalu lintas terhambat. "Ini dapat dilakukan dengan memberlakukan larangan parkir dan menertibkan pasar tumpah sehingga tidak ada lagi gangguan samping," katanya.

Langkah ketiga dengan melakukan rekayasa arus lalu lintas, terutama oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan, seperti penutupan jalur, pemberlakuan jalan satu arah dan hal yang dianggap perlu untuk mengurai kemacetan.

Selanjutnya, penegakan hukum bagi pihak-pihak yang melanggar aturan, seperti larangan parkir di bahu jalan. Jika sudah ada larangan parkir, pengendara masih membandel, sebaiknya diderek saja sehingga memberi efek jera bagi yang lain.

Solusi kelima, menyebarluaskan informasi tentang kondisi lalu lintas melalui media massa sehingga pengendara dapat mengetahui dan mengambil alternatif pilihan perjalanan.

Dia memperkirakan, jalan yang akan mengalami kemacetan cukup parah saat Lebaran adalah jalur Padang menuju Bukittinggi sampai Payakumbuh, karena untuk menuju sejumlah daerah lain harus melewati rute itu.

Untuk itu, disarankan pemudik mengambil jalur alternatif, yaitu Padang Solok via Ombilin bagi yang hendak ke Bukittinggi atau Payakumbuh. Walaupun ada penambahan jarak, berdasarkan waktu tempuh jauh lebih pendek karena rute utama Padang Bukittinggi amat padat.

Disarankan juga sesama pemudik harus saling mengingatkan saat berkendara jika ada yang melanggar lalu lintas atau berperilaku yang akan berpotensi menyebabkan kemacetan. Tidak ada salahnya saling menegur jika ada yang melanggar demi kebaikan bersama, agar dapat menikmati mudik tanpa macet. (*)

 
 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus