Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Berada di Pinggir Jalan Utama, SDN 006 Terpadu Kubang Jaya Minta Zona Selamat Sekolah

Senin, 14 Agustus 2017

Para orang tua menjemput anaknya di SDN 006 Kubang Jaya. (Foto:Zoel/FokusRiau.Com)

KAMPAR-Berada di pinggir jalan utama atau jalan provinsi, membuat SDN 006 Terpadu Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Riau rentan dengan kecelakaan. Terlebih sekolah yang memiliki 789 peserta didik ini tidak memiliki zona sekolah atau Zona Selamat Sekolah (ZOSS).

Padahal, ZOSS memiliki peran penting dalam mengendalikan arus lalu lintas, terutama kecepatan kendaraan, parkir, menyalib dan pejalan kaki yang menyeberang jalan di lokasi sekolah. 

Pengendalian ini sangat dibutuhkan, karena banyak anak-anak sekolah berjalan kaki menuju sekolah atau hendak menyeberang menuju sekolahnya. Bila zona sekolah tersebut tidak dibuat pemerintah, tentu akan mengundang kecelakaan.

"Sekolah kami memang berada di pinggir jalan utama. Setiap saat banyak kendaraan besar melewati jalan ini. Artinya, arus kendaraan yang melewati sekolah ini sangat tinggi. Karena itu, kami butuh bantuan pemerintah membuatkan zona selamat sekolah demi mencegah terjadinya kecelakaan," ujar Kepala SDN 006 Kubang Jaya, Marskal Ujang MSi kepada fokusriau.com, Senin siang.

Dikatakan, zona sekolah sangat bermanfaat membantu mengatur kecepatan kendaraan di area depan sekolah. Penggunaan rekayasa lalu lintas seperti rambu lalu lintas dan marka jalan serta pembatasan kecepatan, tentu sangat membantu meningkatkan perhatian pengemudi terhadap penurunan batas kecepatan di zona sekolah. "Karena itu, kita sangat berharap pemerintah bisa membantu membuat zona selamat sekolah di sini," ujarnya.

Seperti diketahui, tujuan penerapan zona sekolah selain untuk mendidik masyarakat pengguna jalan, juga untuk memberikan hak jalan kepada para pejalan kaki. Selain itu, tujuan zona sekolah untuk mendidik anak sedini mungkin agar taat hukum, beretika dan berempati dalam berlalu lintas di jalan dan menjaga lingkungan serta memotivasi guru atau orangtua murid untuk menjadi panutan anak dalam tertib berlalu lintas. (zoel iman)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus