Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

BMKG Perkirakan Cuaca Ekstrem Masih Terjadi Sampai Maret 2020

Rabu, 12 Februari 2020

BMKG memperkirakan cuaca ekstrem di Jawa akan terjadi hingga Maret. (Foto:CNNIndonesia)

JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, cuaca ekstrem di Indonesia masih akan berlangsung sampai Maret mendatang. Meski begitu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, cuaca ekstrem terjadi tidak serentak, tetapi bergantian di seluruh wilayah Indonesia.

"Puncak musim hujan terjadi Februari-Maret, khusus DIY dan Jateng terjadi medio Januari-Februari," ulas Dwikorita dalam konferensi media di Karanganyar, Jawa Tengah.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas 1 Semarang, Tuban Wiyoso menerangkan, Jawa Tengah mengalami cuaca ekstrem lebih awal dibandingkan daerah lain di Jawa. Menurutnya, pengaruh angin monsun membuat kawasan DIY dan Jawa Tengah mengalami cuaca ekstrem lebih awal.

"Ini [cuaca ekstrem] terjadi pada kurun Desember-Februari, puncaknya Januari-Februari. Angin munson bertiup dari Asia ke wilayah Indonesia. Seperti angin darat, angin monsun merupakan angin laut dengan skala musiman yang dipengaruhi posisi matahari," terangnya.

Memasuki April hingga Mei, Indonesia akan mulai memasuki masa transisi jelang musim kemarau. "Di kisaran April-Mei sudah memasuki musim kemarau. Ancaman bencananya beda lagi, bukan longsor atau banjir tetapi angin puting beliung," lanjut Dwikorita.

BMKG mengimbau warga mewaspadai potensi bencana akibat cuaca ekstrem hingga musim pancaroba yang akan datang. Selain potensi bencana angin puting beliung, pada musim pancaroba warga juga diimbau terjadi angin kencang, petir, dan hujan lebat yang datang tiba-tiba. 

Menurutnya, ancaman bencana di musim pancaroba akan terjadi secara merata di seluruh daerah di Indonesia. mengatakan saat ini ia bersama 30 personel Bina Marga masih belum bisa melakukan pengangkutan puing sisa ruko ambruk, karena pembongkaran belum selesai. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus