Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Sumatera Barat Tahun 2017 Menurun

Sabtu, 03 Maret 2018

Ilustrasi pemukiman kumuh. (Foto:Haluan)

PADANG-Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar menyatakan, jumlah penduduk miskin di Sumatera Barat (Sumbar), September 2017 mencapai 359,99 ribu orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 4,52 ribu orang dibandingkan Maret 2017.

Kepala BPS Sumbar Sukardi mengatakan, penurunan signifikan terjadi dibandingkan dengan angka September 2016. Jumlah penduduk miskin menurun sebanyak 16,52 ribu orang. “September 2017, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Sumbar mencapai 359,99 ribu orang (6,75 persen) atau berkurang sebesar 4,52 ribu orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2017 yang sebesar 364,51 ribu orang (6,87 persen),” Ujar Sukardi kepada wartawan, kemarin.

Dijelaskan, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2017 sebesar 5,14 persen turun menjadi 5,11 persen pada September 2017. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2017 sebesar 8,10 persen turun menjadi 7,94 persen pada September 2017.

Sedangkan, periode Maret sampai September 2017, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 1,58 ribu orang (dari 113,01 ribu orang pada Maret 2017 menjadi 114,59 ribu orang pada September 2017). Sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 6,09 ribu orang (dari 251,50 ribu orang pada Maret 2017 menjadi 245,41 ribu orang pada September 2017).

Sukardi mengatakan, persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.

“Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan kemiskinan juga sekaligus harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan,” terangnya dilansir FokusRiau.Com dari harianhaluan.com.

Ditambahkan, periode Maret–September 2017, Indeks Kedalaman Kemiskinan mengalami penurunan sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan mengalami kenaikan. Indeks Kedalaman Kemiskinan pada Maret 2017 adalah 1,00 dan mengalami penurunan menjadi 0,99 pada September 2017.

Indeks Keparahan Kemiskinan mengalami kenaikan dari 0,228 menjadi 0,233 pada periode yang sama. Sementara apabila dilihat pada periode September 2016–September 2017 Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan cenderung mengalami penurunan.

Secara umum, medio 2007-2017 tingkat kemiskinan di Sumbar mengalami penurunan baik dari sisi jumlah maupun persentasenya. Selama satu dasarwarsa ini, jumlah penduduk miskin Sumbar telah dapat ditekan cukup signifikan dari 529,2 ribu jiwa (tahun 2007), menjadi 359,99 ribu jiwa (tahun 2017). “Secara persentase, penurunan yang terjadi bahkan hampir separuhnya, dari 11,9 persen (tahun 2007) menjadi 6,75 persen (tahun 2017),” tukasnya. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus