Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

BPS Sebut Harga Rokok di 50 Kota Sejak November Sudah Naik

Senin, 02 Desember 2019

Kepala BPS Pusat Suhariyanto. (Foto:Istimewa)

JAKARTA-Meski Peraturan Menteri Keuangan Nomor 152 Tahun 2019 tentang kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen baru diterapkan, Januari 2020. Namun, kenaikan harga rokok di masyarakat sudah mulai terjadi sejak November lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik, Suhariyanto menjelaskan, pedagang memang sudah mulai menaikkan harga rokok secara perlahan. Hal inilah yang kemudian menjadi penyumbang terjadinya inflasi.

"Rokok kretek dan filter masing-masing menyumbang inflasi 0,01 persen," kata Suhariyanto di Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Kenaikan harga rokok terjadi pada 50 kota di Indonesia. Kenaikan harga rokok tertinggi terjadi di Sibolga, Sumatera Utara dan menyusul di bawahnya Tegal, Madiun serta Pontianak.

"Karena di tingkat pedagang banyak yang sudah mengantisipasi kenaikan pada Januari mendatang, dengan mulai menaikkan harga secara perlahan sejak di November 2019," ujarnya.

Dikatakan, dampak yang akan ditimbulkan terhadap inflasi ke depannya dipastikan tidak akan terjadi seketika, jika kenaikannya sudah terjadi saat ini. Lalu, tidak terkesan mengejutkan, karena kenaikan harga yang signifikan.

"Sehingga di Januari dampaknya mungkin enggak akan terlalu besar, karena sudah diantisipasi (kenaikannya dari November 2019)," tuturnya. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: VivaNews


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus