Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Breasting Dolphin di Dermaga Pertamina RU II Roboh, Satu Pekerja Meninggal

Senin, 04 Juni 2018

Korban akhirnya ditemukan meninggal. (Foto:Dika CP/FokusRiau.Com)

DUMAI-Jasad korban kecelakaan kerja di Jetty 5 Dermaga Kilang Minyak Pertamina RU II Dumai, Kecamatan Dumai Timur bernama Zulkarnain (52), Minggu kemarin akhirnya ditemukan setelah tim gabungan dan penyelam melakukan pencarian selama tiga hari. 

Warga Jalan Kesuma, Kelurahan Jaya Mukti itu ditemukan dengan kondisi terapung satu mil dari lokasi kejadian. Jasad korban langsung dievakuasi tim gabungan Basarnas.

 Peristiwa naas itu terjadi diareal objek vital negara tersebut berawal dari robohnya salah satu Breasting Dolphin (BD) di Jetty 5 Dermaga Kilang Pertamina RU II Dumai, Jumat (1/6/2018) pukul 15.00 WIB.

Saat kejadian, dua orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia setelah tengelam selama tiga hari di laut tanpa menguna lift jaket. Sedangkan, satu korban lainnya selamat, yakni Saiful Amri (45) dan sekarang masih menjalankan perawatan medis di rumah sakit Dumai. 

Keduanya merupakan pekerja dari perusahaan rekanan Pertamina RU II Dumai, PT Peteka Karya Garuda (PKG). Selama pencarian, tim gabungan Satpol Air Polres Dumai, Angkatan Laut, Basarnas dan KSOP Dumai telah melakukan pencarian di lokasi.

Kapten Kapal Basarnas Leni Tadika kepada wartawan mengatakan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh kapten kapal penumpang Mutiara Mas III. Setelah mendapat informasi bersama tim lansung terjun kelokasi yang diinformasikan.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengapung terlungkup dan membengkak, tidak terdapat life jacket ditubuhnya, pakaian kerja yang digunakan korban tampak masih utuh,” ujar Wanita berkacamata itu, Minggu kemarin. 

Setelah evakuasi jasad korban, sesuai permintaan management Pertamina RU II Dumai. Tim Basarnas Pekanbaru menyerahkan jenazah korban kepada Pertamina untuk dibawa ke Pertamina Hospital Dumai.
 
Sebagai mana informasi yang diperoleh, kejadian itu berlangsung saat satu unit kapal kargo Bull Florest bermuatan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar akan bersandar di dermaga tersebut.

Saat bersamaan, ada pekerja yang melakukan aktifitas. Mereka adalah pekerja mooring gang marine yang berada tepat di atas dermaga Jetty 5 RU II Dumai. 

Sementara, Unit Manager Comrel dan CSR Taufikurachman menjelaskan, Pada hari Jumat tanggal 01 Juni 2018 sekitar jam 15.00 WIB telah terjadi peristiwa robohnya salah satu Breasting Dolphin (BD) di area jetty 5 RU II  Dumai saat kapal Cargo Bull Flores muatan Solar bersandar.

Kejadian ini mengakibatkan dua pekerja Mooring Gang Marine, Zulkarnain dan Syaiful Amri, terjatuh ke laut.
 
Setelah di lakukan pencarian pekerja Syaiful Amri dapat di temukan dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Pertamina Hospital Dumai untuk mendapatkan perawatan.

"Sedangkan Zulkarnain sampai saat ini masih dalam pencarian. Kedua personil tersebut merupakan pekerja PT.Peteka Kaya Gapura anak Perusahaan PT.PTK," terang Taufikurachman. Hingga saat ini penyebab kejadian masih dalam tahap investigasi pihak berwenang.

Pertamina RU II Dumai didukung penuh tim penyelam dari Penyelam Sei Pakning yang berjumlah 5 orang dan di dukung tim penyelam Lanal TNI-AL mengerahkan kapal Mooring Boat dan kapal TNI Al masih dalam operasi pencarian korban yang belum ditemukan. "Dengan kejadian musibah ini kegiatan operasional RU II Dumai masih berjalan aman dan lancar," tukasnya.

Terkait operasional ,untuk sementara waktu jetty 5 dihentikan. Kapal MT Bull Flores yang sebelumnya akan di sandarkan di jetty 5 kini di alihkan untuk bersandar di jetty 3 untuk melakukan loading BBM Solar, sesuai komitmen kargo untuk memenuhi kebutuhan Solar. Operasional kilang RU II Dumai berjalan normal sesuai rencana untuk Juni 2018. (*)



Penulis: Dika Cahaya Putra
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus