Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Properti

Bunga KPR Bank Siap Mengikuti Penurunan Suku Bunga Acuan BI

Selasa, 25 Oktober 2016

Kredit perumahan akan lebih berpihak kepada konsumen. (Foto:CNNIndonesia)

JAKARTA-Bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) diproyeksikan akan mengikuti penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia 7 Days Reverse Repo. Beberapa bank kelas kakap bahkan mengaku telah menyeret turun bunga KPR. Minggu lalu, bank sentral kembali memangkas suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen. 

Ditambah pelonggaran Loan to Value (LTV) KPR, tentu saja bank bakal memanfaatkan momentum ini untuk mendongkrak permintaan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, misalnya, yang mengaku menurunkan bunga kreditnya sejak September 2016. “Kami sudah menurunkan bunga seluruh kredit menjadi single digit secara weighted average (rata-rata),” ujar Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, dikuti fokusriau dari cnnindonesia.com, Selasa (25/10/2016).

Data Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) BI melansir, bank pelat merah nomor wahid tersebut mencatat bunga KPR di kisaran 10,25 persen atau turun 75 bps sejak akhir tahun lalu.

SBDK tersebut belum memperhitungkan komponen estimasi resiko yang besarnya bergantung penilaian bank terhadap masing-masing debitur dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, jangka waktu kredit, dan prospek pelunasan kredit.

Sis Apik Wijayanto, Direktur PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengatakan, bunga KPR merupakan gimmick yang menarik bagi debitur maupun pengembang (developer). Bagi debitur, penurunan ini akan memengaruhi besaran bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Sementara, bagi pengembang, penurunan bunga KPR mampu menjadi motor penggerak penjualan. “Kami sudah menawarkan bunga sangat menarik sejak awal tahun, yaitu rata-rata 9 persen. Kemudian, melalui program KPR Lebaran rata-rata bunga KPR yang diberikan 8,9 persen hingga 7,99 persen jelang akhir tahun ini,” ujarnya.

Penurunan bunga KPR di BRI, lanjut Sis Apik, tak terlepas dari tren penurunan BI 7 Days Reverse Repo. Namun demikian, memang, penurunannya tidak bisa langsung sekejap mata. Bank perlu menghitung biaya dana (cost of fund) yang lebih realistis.

Namun demikian, mengacu data SBDK BI, rata-rata bunga KPR BRI hingga September 2016 sebesar 10,25 persen. Rata-rata bunga KPR tersebut tidak bergerak jika dibandingkan dengan SBDK tahun-tahun sebelumnya. Yakni, sebesar 10,25 persen tahun 2015 dan 2014. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus