Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Bupati Mursini Canangkan Gernas Baku Tingkat Kabupaten Kuansing

Minggu, 06 Mei 2018

Bupati Mursini usai pencanangan Gernas Baku. (Foto:Jhon/FokusRiau.Com)

KUANSING-Bupati Mursini mencanangkan Gerakan Nasional Membacakan Buku (Gernas Baku) untuk anak usia dini tingkat kabupaten, 5 Mei 2018 lalu. Gernas Baku juga dicanangkan secara nasional.

Bupati Mursini menyebut, Gernas Baku merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan nasional. Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam membangun sumberdaya manusia. Karena masa usia dini merupakan periode emas bagi perkembangan anak untuk memperoleh pendidikan.

Periode tersebut saat yang paling berharga bagi anak, untuk mengenali fakta di lingkungan dan membantu perkembangan kepribadian dan sosial emosional anak. "Masa emas itu hanya datang satu kali yang dimulai dari usia nol sampai enam tahun, yang sekarang kita sebut pendidikan anak usia dini. Maka janganlah kita sia-siakan masa tersebut," ujar Mursini.

Dikatakan, Gernas Baku merupakan gerakan mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan peran dan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Melalui Gernas Baku diharapkan anak Indonesia mau membaca dibandingkan menonton televisi, main game, handphone atau sejenisnya yang disebut gadget. "Karena itu, saya mengimbau orang tua untuk meluangkan waktu membacakan buku untuk anak sesuai dengan perkembangan anak kita," ajaknya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kuansing Jupirman mengatakan pentingnya pendidikan terhadap anak usia dini yang telah diatur melalui UU No 20 Tahun 2003 Bab 1 ayat 1 tentang pendidikan nasional menyatakan, pendidikan anak usia dini adalah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.

Kontribusi ayah bunda di dalam sangat penting perannya dalam menumbuhkan minat baca anak. "Kontribusi ayah bunda dalam pengasuhan dapat mendekatkan hubungan antara orang tua dan anak-anak dan ini dimulai sejak dini," ujar Jupirman.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Kuansing Yuni Warti Halim menambahkan, dengan membaca, dapat membuka jendela dunia karena dengan membaca akan memperluas wawasan, meningkatkan daya pikir dan kemampuan seseorang. "Karena orang yang banyak membaca ilmunya akan lebih tinggi dan pengetahuannya akan lebih luas," ujarnya. (*)



Penulis : .Jhon Hendri 
Editor : Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus