Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Kuansing

Bupati Mursini Ingatkan OPD Prioritaskan Usulan Pembangunan di Pucuk Rantau

Senin, 11 Februari 2019

Bupati Mursini memukul gong tanda dimulainya musrenbang. (Foto:Jhon/FokusRiau.Com)

KUANSING-Kecamatan Pucuk Rantau merupakan kecamatan yang berada paling ujung di Kabupaten Kuansing, Riau. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi dan Sumbar.

Sehingga, Kecamatan Pucuk Rantau mendapatkan julukan mutiara di ujung negeri. Tahun 2019, Pucuk Rantau mendapatkan giliran kedua menyelenggarakan Musrenbang Kecamatan tahun 2020, Senin pagi di Kantor Camat setempat.

Bupati Mursini langsung memimpin musrembang dan mengingatkan OPD agar bisa memprioritaskan usulan pemerintah kecamatan dan masyarakat Pucuk Rantau dalam penyusunan program pembangunan tahun 2020. "Tentunya tanpa mengabaikan kondisi riil dan kemampuan keuangan daerah," ujar Mursini.

Kepada masyarakat Pucuk Rantau, Mursini mengatakan, Musrenbang menjadi ajang silahturrahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dan media interaktif bagi segenap pemangku kepentingan.

Camat Pucuk Rantau Herman Susilo menyebut, Pucuk Rantau sebagai kecamatan dengan infrastruktur jalannya belum memadai, butuh pembangunan demi mensejahterakan masyarakat. "Infrastruktur jalan menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan perekonomian masyarakat," kata Susilo.

Herman Susilo pada Musrenbang Kecamatan menyebut, Pucuk Rantau mengusulkan enam prioritas lokasi desa pengaspalan jalan demi terlaksananya pembangunan jalan pemukiman, yaitu Setiang 12 Km, Sungai Besar 3 Km, Muara Petai 6 Km, Sungai Besar Hilir 1 Km, Perhentian Sungkai 5 Km, Muara Tiu Makmur 3 Km. 

Untuk pengembangan dan pengelolaan irigasi, diusulkan pipanisasi irigasi Sungai Besar 200 M. Untuk tersedianya Kantor Pelayanan Kamtibnas, Pucuk Rantau usulkan pembangunan 2 unit Kantor Kepala Desa, yaitu Perhentian Sungkai dan Ibul.

Selain itu, ditambahkan beberapa usulan masyarakat, di antaranya usulan kegiatan penggemukan sapi untuk program satu orang dua ekor sapi yang sudah terbentuk kelompoknya dengan beranggotakan 25 orang. 

Selanjutnya Pembangunan Rumah Bidan Desa yang sudah tidak layak huni bagi bidan desa yang bertugas, dan permintaan Ambulance Puskesmas  UPTD Kesehatan Pangkalan serta Penambahaan Tenaga Guru PNS di Sekolah Dasar demi ditingkatkannya mutu pendidikan. (*)





Penulis: Jhon Hendri
Editor: Boy Surya Hamta 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus