Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Rohul

Bupati Sukiman dan Rektor UGM Yogyakarta Tandatangani MoU Bidang Penelitian Pendidikan

Kamis, 13 September 2018

Bupati Sukiman (kiri) menandatangani MoU dengan Rektor UGM. (Foto:Humas)

ROKAN HULU-Bupati Sukiman menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di ruang Multimedia UGM Yogyakarta, Kamis (13/9/2018). MoU tersebut berisikan tentang Penelitian Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Rohul.

Sejumlah pejabat Pemkab Rohul juga hadir di acara tersebut, seperti Kepala Disdikpora Rohul Drs. H. Ibnu Ulya, Kabag Adwil Setdakab Rohul El Bizri, Kabag Perlengkapan Setdakab Rohul Sony Efrinal, serta Plt Kabag Humas Setdakab Rohul Tanti Ekasari.

Bupati Sukiman mengatakan, MoU sangat penting dilakukan. Sebagai tindak lanjut dari MoU yang telah dilakukan, Penyajian Sistem Informasi Geospasial masih perlu dilakukan survey GCP (Ground Control Point), untuk mendapatkan hasil Peta Citra Resolusi Tinggi yang akan dilakukan tenaga ahli dari UGM Yogyakarta, untuk penetapan dan penegasan batas-batas desa yang ada di Kabupaten Rohul.

Sukiman mengaku, penandatangan nota kesepahaman dengan UGM Yogyakarta bukan hanya di atas kertas saja. Namun akan dilakukan aksi di lapangan, dan kerjasama ini akan sangat berguna untuk Rohul.

"Dengan Mou ini, kita berharap dalam pelaksanaan dan penetapan batas-batas desa bisa berjalan baik dan dapat membantu Kabupaten Rokan Hulu yang lebih baik dari sekarang yang baru berumur 18 tahun," harapnya.

Sementara itu, Rektor UGM Yogyakarta Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng, mengucapkan selamat datang kepada Bupati dan rombongan di kampusnya. Menurutnya, UGM akan selalu ingin hadir membantu untuk peningkatan berbagai persoalan dan kondisi di daerah, salah satunya peningkatan bidang pendidikan.

‎Rektor mengaku, UGM Yogyakarta akan senang hati membantu untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di daerah, termasuk untuk bidang penelitian di daerah pengembangan daerah, pengembangan pertanian, percepatan kemajuan, serta lainnya.‎‎

Setiap tahun, UGM selalu mengirim mahasiswa yang tengah menjalani KKN ke daerah-daerah tersebar di 34 provinsi di Indonesia yang membutuhkan, seperti untuk pengembangan sektor pertanian. "Sampai saat ini sudah 34 provinsi kita kirim mahasiswa KKN kita untuk membantu daerah," ujar Panut. (adv/hms) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus